Latest Posts

D'Merlion Hotel: Breakfasting in The Middle of Industrial Area

By Monday, June 13, 2016 , , , ,

Hotel, Dmerlionhotel, Buka Puasa, Batam, Kuliner
TAMU siap berbuka puasa di D'Merlion Hotel.
"CHAY, saya mau undang teman-temanmu yang blogger untuk buka puasa bersama di hotelku dong. Kapan bisa waktunya sis? Menyesuaikan waktumu saja ya, kamu anaknya sibuk terus," begitulah isi text WhatsApp dari Mas Didit Iskandar, teman yang bekerja sebagai General Manager di D'Merlion Hotel, salah satu hotel bintang tiga di Batam itu.

Waduh, tertohok benar dah baca pesan itu. "Maafkan aku mas Dit, bukannya sok sibuk, tapi hotelmu jauh. hahaha" _Dilempar kobokan ama mas Didit_

Maka jadilah, setelah pembahasan panjang berbumbu gosip dan gurauan mengundang tawa, maka ditetapkanlah Sabtu (11/6) untuk para blogger meet up kembali dalam undangan buka puasa bersama. Sebelumnya saya mengusulkan, Sabtu 10 Juni saja bertemunya. Entah tanggal darimana itu ketemu. _hahaha_ Dan mungkin saja mas Didit dan para marketingnya kak Ros dan mas Sony tidak memperhatikan penanggalan Masehi juga, asal mengiyakan saja. Maka jadilah serangan sebanyak lima kali masuk ke email pribadi untuk undangan. _Oke fine, maaf Sabtu itu 11 Juni oke?_

Sabtu tiba. Hujan sepanjang hari membuatku sempat urung pergi. Tapi, janji itu adalah utang. Undangan itu sudah diconfirm. Masa iya tak pergi? _Maka kusiapkan pasporku, kuurus visa-ku untukku bisa pergi ke negara bagian Batuaji, tempat hotel itu berada. Dibutuhkan waktu satu jam dari Nagoya apabila menggunakan angkutan umum menuju hotel tersebut_ Saya pun mandi, mempersiapkan diri. Awalnya mengajak mas Danan dan bang Ahmadi untuk naik taksi bersama kesana, tapi kenyataannya saya dan Ahmadi rekan sekantorlah yang berangkat bersama mengggunakan angkutan umum.
Kurma.

Kue Bugis.

Lupis, kuliner
Lupis. Always made me salivating.


Kami para blogger yang menyatakan diri hadir pun bertemu di hotel tersebut. Undangan yang dikonfirm hari itu tak semua datang. Sebut saja, ko Aji si Food Blogger Batam-dine mendadak tak bisa hadir karena harus opname di rumah sakit _get well soon koko_, kak Rina si pemilik Jalan Rina yang mendapatkan musibah kakak tercinta gone to the eternal peace in Heaven _RiP and keep strong in God buat kak Rina dan keluarga_, mba Asih Traveling mendadak tak ada kabar _Usut punya usut, ternyata ingin pergi bukber ke Novotel, nyatanya tak ada slot, dan akhirnya tidak pergi ke dua-duanya. Ish mak Asih jangan baperan ih. Kita mah berteman bagi siapa saja. Saling mengingatkan itu wajarkan? Tergantung bagaimana menanggapi sebenarnya. Kalau mba Asih baca blog ini, peace upon us ya mba, maaf kalau ada penyampaian yang tidak berkenan, karena berteman itu bukan hanya tentang share pujian dan tawa, tapi juga sebagai momen untuk mengomentari kekurangan demi kebaikan, terlepas apa pun caranya. Happy Ramadan mba Asih, semoga kedamaian selalu melingkupimu. Amen_

Tibalah kami di hotel berkonsep bangunan modern tapi simpel itu. Kami disambut ramah Sony Tan, Account Manager D'Merlion Hotel yang sebelumnya berbaik hati menjemputku dan bang Ahmadi ke Simpang Basecamp. Lantas di lobi, bertemu dengan mas Didit yang lantas mempersilakan kami ke meja masing-masing di lobi yang disulap menjadi ruang berbuka puasa itu.
Kue bola-bola ubi.
Rekan blogger lainnya sudah tampak asyik mengabadikan berbagai menu bukaan dengan kamera masing-masing. Ya begitulah blogger. Datang, tak langsung menikmati menu yang tersaji. Mengabadikan momen dan menu menjadi bagian kerja utama untuk selanjutnya diposting ke blog sebagai pendukung dari tulisan.

Sambil bercerita sambil memotret. Sambil memotret menu, sambil saling menyapa sesama blogger. Begitulah ngabuburit berjalan jelang waktu berbuka puasa di hotel yang terletak diantara kawasan industri Tanjung Uncang, dan Marina yang masih berlokasi di Batuaji itu. Yep, kami breakfasting in the middle of industrial area ceritanya.

Saya mulai pengembaraan menu dengan memotret takzil yang memang sajiannya berada persis di depan concierge. Ada banyak pilihan takzil, seperti kurma, kolak campur, getas, kue koci, pisang goreng, rondo royal alias bola-bola ubi, dan lupis yang selalu sukses made me salivating. Tak sabar untuk mencicip, saya pun mengambil lupis. Lantas, mas Danan memintaku menjadi modelnya saat menuang saus gula aren yang kental ke atas lupisnya. Maka mendadak juga mas Bams sang petualang ikut merekamnya lewat jejak video.

Tak langsung menuju stand main course, saya menuju stall bergabung dengan teman, duo Eka. Di stall itu tersedia soto Bandung dan Soto ayam Mahakam. Saya pun memilih mengambil menu soto ayam mahakam dengan menambahkan dua sendok saus cabai hijau pedas ke kuahnya yang panas. Slurrrp, pasti nikmat dinikmati di cuaca dingin saat itu. Dan benar saja.
SotoAyam Mahakam.

Menu Takzil.
Kini saatnya mengambil irisan buah segar. Ada pilihan semangka dan pepayan, tapi saya mengambil pepaya, dan juga pisang dan air putih. Meletakkannya di atas meja, lalu beranjak lagi ke menu utama. Bedug pun berbunyi tanda buka puasa sudah saatnya. Saya pun mengambil nasi putih, dengan sayur gulai nangka, dan lauk tahu goreng dan gepuk sambel ijo (sambal hijau). Ada pindang patin sebenarnya, tapi saya hanya memilih mengambil gepuk itu saja.

Oke, nasi tiga sendok makan sudah di piring. Tahu goreng sudah menjadi menarik karena disiram sayur gulai nangka. Dua potong gepuk sapi sambel ijo. Ada yang kurang? Ada. Lalu saya kembali meramaikan piring putih itu dengan menambah sambel ikan asin dan kerupuk Padang sebagai condimmentnya. Mari Berbuka kakak!!!
Menu utama.
Sajian sederhana khas Nusantara menjadi tema menu buka puasa di D"Merlion Hotel tahun ini. Cukup membayar Rp 75 ribu per pax, kita bisa menikmati semua menu yang disajikan. All you can eat deh. "Untuk pemesanan 10 pax, kami beri gratis 1 pax," ujar General Manager D'Merlion Hotel, Didit Iskandar.

Murah bukan? Kapan lagi makan dan minum sepuasnya hanya dengan bayar di bawah Rp 100 ribu guys??? cuss ke D'Merlion Hotel lagi atau bisa reservasi ke 0778-7412888.

Kenyang makan, kembali kami bersenda gurau dengan rekan blogger lainnya, kak Lina dan suami serta anaknya Chila, mba Dian dan suami serta Lala yang kala itu imut dengan tampilan hijab perdana yang saya lihat. Ada mas Bams juga, Ira, dan duo Eka serta teman mereka, Mas Danan dan bg Ahmadi. _Kami gossip berkualitas. Gosip kok berkualitas. *bhak_

Modern & Simple For Your Pleasure

Oke, let's talk about this hotel. Named D'Merlion Hotel based on a given by the owner, a Singaporean. This hotel is a three star hotel with modern and simple design for your pleasure as a guest. _Maaf saya ga pinter bahasa Inggris, pake Bahasa Indonesia saya yak. hehe_
PEMANDANGAN malam D'Merlion Hotel. Foto diambil dari website www.dmerlionhotel.
Hotel ini berlokasi diantara kawasan industrial Tanjung Uncang, Batuaji dan juga Sekupang. Hanya 100 meter dari Simpang Basecamp, menuju arah kawasan wisata Marina Water Front. Bentuk bangunan dari gabungan ruko, hotel ini memiliki 108 kamar yang terbagi ke 54 standard rooms, 39 superior, 14 deluxe, dan 1 super deluxe.

Hotel ini sengaja di desain untuk tamu yang ingin long stay, tapi terbuka juga untuk tamu yang mengadakan leisure trip. Seluruh ruangan hotel ini didesain seperti layaknya kamar di rumah kita. Dilengkapi fasilitas seperti jaringan internet WiFi berkecepatan tinggi, televisi layar datar dengan 50 channel pilihan, saftey deposit box, AC, mini bar, dan layanan staf.

"Kami juga menyediakan ruangan khusus untuk tamu yang merokok. Tergantung permintaan. Selain itu tersedia juga tempat fitnes, dan massage," jelas Didit.

Khusus di bagian Food and Beverage, hotel ini juga menghadirkan D'Merlion Restaurant dengan menu yang menurut saya tersohor yaitu, Oxtail alias soup buntut, buntut sambel ijo, nasi goreng oxtail, etc. Ada juga D'Merlion Lounge berkapasitas 120 orang. Di dua tempat ini, pihak hotel juga menyediakan menu pilihan nusantara dan internasional serta aneka jenis minuman sesuai permintaan tamu. "Pokoknya para tamu kami servis untuk merasakan atmosfir yang nyaman dan aman saat bertemu bisnis dengan kolega, atau mengadakan pesta atau pun resepsi pernikahan bersama para teman, undangan dan sahabat," jelas Didit.

Khusus untuk fasilitas meeting, hotel ini juga menyediakan meeting room berkapasitas 50 round tabel atau 150 undangan theatre.

Ini yang terpenting!!! Hotel ini bisa diakses hanya 55 menit dari Hang Nadim International Airport, 15 menit dari pelabuhan internasional Sekupang, 10 menit dari Water Front City Ferry terminal, dan hanya 10 menit dari kawasan industri Batamindo di Muka Kuning dan kawasan industri Tanjunguncang.

Hotel ini juga sangat dekat aksesnya ke kawasan wisata Jembatan Barelang, dan hanya 25 menit ke pusat perbelanjaan Kepri Mall, dan 30 menit ke kawasan pemerintahan di Batamcenter, dan 1 jam ke pusat belanja dan hiburan di Nagoya. ***

RUANGAN kamar. Sumber dari website www.dmerlionhotel.

FOR FURTHER INFORMATION:
D'Merlion Hotel,
Komplek Merlion Square Blok A03-B11, Batuaji, Batam
Telp: 0778-7412888
Fax: 0778-7412999
Email: reservation@dmerlionhotel.com
sales2@dmerlionhotel.com

You Might Also Like

24 komentar

  1. xixixixixi...waa,boleh juga nih nyiapin paspor kalo mau ke batuaji^^

    ReplyDelete
  2. Dear mba Hanna,
    Hahaha.. Becanda doang itu mba saking jauhnya.. Wkwk
    Makasih udah berkunjung ya :)

    ReplyDelete
  3. Foto dulu, makan kemudian..
    Hahaha

    Memang lah nak blogger...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear mas Akut,
      Bloggerlah namanya.. ahahaha

      Delete
  4. Sayang Chay gak incip pindang patinnya ya... Pindang patinnya juarak Chay! Aku suka banget! Mas Anang sampe ngambil semangkok sendiri loh kepala patinnya buat digadoin.

    Untuk masalah saling mengingatkan sesama teman, aku setuju banget Chay. Tolong ingatkan aku juga kalo tiba-tiba agak error ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear mba Dian R,
      Iya ih mba.. Chaya udah kebawa pernah makan pindang patin di Batamcenter, aneh gitu. Jadinya kebawa takut coba disana.. hehe

      Iya mba, Chaya juga maaf kalau ada salah yak. Saling mengingatkan deh kita *Ketjoep

      Delete
  5. yang kamu lakukan ke aku itu jahap.... jahap... jahap....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear kak Ices Danan Wahyu,
      Jahap atau jahat kak? maafkan aku kak.. :))

      Delete
  6. Mantapp Chay! Lu bikin gw ngiler aja.. Pengen lupissss.... Im back now! Back to the real world. Muahahaha.... Thanks for your good wish and see you soon! 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear ko Aji Batam Dine,

      Mwahahaha... yuk cus kita berburu lupis. Koko udah sehat? Puji Tuhan.. lets rock!!! haha

      Delete
  7. Gepuk daging sambel ijo yg juara menurut saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Uma Soultan,
      Bener... Gepuk sambel ijonya enak banget. wangi, lembut dan ga amis...

      Delete
  8. Ternyata hotel ini hanya berjarak 5 menit dari rumahku, dan dua menit dari tempat kerja haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear kak Lina W Sasmita,
      Wuidih enak banget...
      Senang banget dah dikunjungi blogger kece kaya kak Lina, Mba Dian n mas Danan.. wkwk
      Telimikici kakak.

      Delete
  9. Kesan pertaman makan disini begitu melekat di hati...hrgnya sangat sesuai dng rasa masakan yg dihidangkan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sarah,
      Bener.. Sederhana tapi enak dan seru ya mba Sarah.

      Delete
  10. Makasih Kak, Chay. Aku jadi ngerasain makanan di sini. :) Enak, harga gak buat kantung menangis.

    ReplyDelete
  11. duh itu lupissss bikin ngences sore2 gini...hihihihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Agus Asad,
      Hahaa.. sabar ya. ini cobaan puasa.. iya lupisnya enak banget.. suka ama saus gula arennya yang manisnya pas, kental dan enak berpadu dengan lupis ketan dan kelapa yang gurih.. *Nulis sambil ngences.

      Delete
  12. makanannya indonesia banget. cocok untuk penggila kuliner nusantara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Wahyu,
      Iya. Tempat ini menyajikan aneka kuliner nusantara.. enak-anak lagi..

      Delete
  13. Huahahaha, somplak bener pake ditulis siapin visa dulu,buat mengunjungi negara bagian Aji Stone..
    Cius lo kak nasinya buat 3x sendok makan? lebih itu, wkkkk..
    kalau beli 10 jadinya cuma 72rb, mureeeee, enyaaakk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Eka H,
      Baloi-Batuaji, klo hitungan jarak di Eropa itu sudah setara jaraknya antara Perancis-Monaco Eka. wkwkwk

      Iya itu nasinya dikit enelan.. haha

      Delete