Latest Posts

Attending Steamboat Dinner Party at Swissbel-Hotel Harbour Bay

By Monday, April 11, 2016 ,


Nyammmm... sayurnya siap direbus pake kuah tom yam.. sluurrrp. photo by COS 

Menu mentah berjejer di meja buffet koki. Aneka sayuran seperti sawi putih, sawi hijau, slada, jamur shitake, baby kaylan, dan wortel sudah tersedia di meja buffet. Kesegarannya langsung mengundang selera untuk dicomot.

Ah yeeei, staf koki baru saja meletakkan telur puyuh rebus yang sudah dikupas di atas tatakan es di sebelah sayur, comot! Hmmm apalagi ya? Yep irisan ikan tuna, udang, sosis kepiting, bakso ikan iris, tak luput dari comotan. Baru saja mau mengabaikan irisan daging sapi segar, eeeeh temanku Sinta sudah langsung mencomotnya, berikut bakso-baksonya.

Udang segar. photo by COS

"Kita gabung satu meja kan kak. Biar enak makannya," ujarnya.. _Emberan, jadi maksud loh??_


Mammam steamboat bareng teman-temin yang budiman, sahabat si Eman. photo by @batamliciouz.

SORE berganti ke malam. Kerjaan kantor sudah kelar. Saatnya pulang. Tapi kok masih ada yang mengganjal.

"Apa ada janji yang tak kutepati hari ini? Sudah semuakan?" Pikirku dalam hati.

Ah yaaaa, sekilas baca WA dari temanku, seorang hotelier tadi pagi. Undangan dinner bareng di hotel tempatnya bekerja. "Chayyyy, how are you dear? malam ini datang ya ke Swiss-Belhotel Harbour Bay. Kami ada launching steamboat buffet lhooo. You are cordially invited Chay," undang ce Linda Ang Marasco, Marcomm Hotel tersebut lewat jejaring WhatsApp.

Waaah mendadak banget ini, pikirku. Mana hari itu juga sudah janji dengan Owner mr.Pancake dan The Duck King di Nagoya Citywalk. Yep, bernama sama pula, Linda. What a day!!!
"Wah ce Lin, mendadak amat. Saya usahakan tapi gak janji ya," ujarku.

"Please come Chay," pintanya.

Mengajak rekan Yashinta, dari kantor, kami berangkat ke Swiss-belhotel yang terletak di teluk Batuampar tersebut. And here we are, attending steamboat dinner party with buffet at Swissbel-hotel Harbour Bay!!!!

As always warm welcoming, perempuan yang baru beberapa bulan menikah dengan pria bule berkebangsaan Inggris tersebut menyambutku. "Awww Chay, nice to meet you dear, please come, ayok sini, meja sudah disediakan buatmu," ujarnya sambil kami cipika cipiki tanda pertemuan yang hangat khas Indonesia.

Pengunjung Swiss cafe ambil menu. photo by COS 

Swiss Cafe di Swissbel-Hotel Harbour Bay malam itu ramai. Restoran yang menyatu dengan lobi, yang terletak di sebelah kanan pintu masuk itu sudah menyajikan menu buffee Tom Yam, sesuai tema malam di hari kamis itu, Thursday Steamboat Buffet.

Tak hanya steamboat dengan dua kuah pilihan seperti tom yam dan kaldu ayam sebagai menu utama. Meski namanya pesta steamboat di hari kamis, hotel ini juga menyediakan menu appetizer dan dessert. Khas western and Asian cuisine menyatu. "Ini launching perdana, mohon kritik dan sarannya ya," ujar Linda.

As an Indonesian yang hobbi makan, saya suka terbalik menikmati menu. Senyampang banyak menu, menu dessert menjadi pilihan pertama sebelum icip mencicip menu utama itu. Dua potong cake red velvet mendarat ke piring (Abaikan appetizer berupa potongan buah segar khas tropis), dua biji kembang loyang (penganan khas kala Natal dan tahun baru di rumah, sayang ga jadi makan karena sudah melempem karena terpapar angin), dan peanut cramble yang enak banget. Ada banyak pilihan dessert yang disajikan malam itu, puding, crumble cake, red velvet, black forest, kembang loyang, dan menu lainnya.


Peanut crumble wit topping kersen aka buah seri :)). Photo by COS


puding. Photo by COS


Kembang loyang. Photo by COS 

Saat mengambil menu ini, saya bertemu dan sempat ngobrol bercanda dengan koko Chandra, seorang konsultan kuliner yang juga merangkap sebagai Food-selebgram asal Batam dengan akun Instagram @batamliciouz.

Saya kembali ke meja, menikmati enaknya dessert sambil berbincang dengan rekan yang lainnya, Meri. Sesekali bercanda dengan host dan juga MC Batam, Aji Mandala yang mejanya berseberangan dengan meja kami. Malam itu, saya satu meja dengan Meri dan Sinta, rekan satu kantor.

Tibalah saatnya menikmati menu utama. Pergi menuju meja serve koki di ujung sana, ada banyak pilihan menu segar dan raw. Sebut saja salad, dan aneka menu steamboat pilihan. Diantara meja serve itu, koki dan stafnya sedang live cooking membuat kue mochi.. nyaaaam penganan kesukaan. _Berjanji dalam hati bakal icip usai makan steamboat_

Ada juga menu pendamping seperti nasi, mie goreng, dan aneka menu lainnya.

Aneka bahan steamboat menyatu dalam kuah tom yam..Angkat jamurnya kak, angkat!!!. Photo by Meri.


Itadakimasu. 

Di meja itu, saat asyik mengambil aneka bahan untuk steamboat, tiba-tiba Sinta mengajukan diri supaya menu yang kami ambil disatukan saja. Ya monggo!!!

Kembali ke meja, kuah tom yam pilihan kami sudah mendidih. Meri, rekan pemilik blog www.seniberjalan.com yang juga seprofesi berbaik hati memasakkan seluruh menu yang kami ambil ke tungku tempat kuah tersebut. Yep, di meja, kami memasak langsung menu yang kami makan, merebus, mencicip panas-panas, dan nyammmmmm dari rasa yang biasa, bisa menjadi nikmat luar biasa ketika mencicipnya bersama para teman yang ceria. Makan tanpa berbagi cerita bersama teman itu hampa, berbagi cerita tanpa makan kala bareng teman itu ya pasti ada yang kurang juga ya kan.

Tak salah kami memilih kuah tom yam dibanding kuah kaldu ayam. Rasanya enak dan segar meski pun agak asin dan kurang berasa tom yamnya, namun masih bisa dinikmati kok.

Photo by COS



Photo by COS 

Menikmati steamboat segar dengan kuah tom yam khas negara Gajah Putih Thailand malam itu, makin menarik saat koko Chandra gabung, duduk bersama di meja kami. Saling share mengenai rasa yang kami cicip, saling berbagi makanan _kamsia ho koko Chan, udah bagi icip kue mochinya_, dan bahkan diskusi menyenangkan yang gantung pembahasan karena ga sadar (Themanya biar kami saja yang tahu, very interesting deh pokok e), waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB, yang artinya, ini saatnya restoran Swiss Cafe tutup, berbenah, beres-beres meja. Kami menunggu diusir aja kakak!!!!. ***


Gendang gendut tali kecapi, kenyang perut pulanglah kami. byeeeee


For Further Information:
Thursday Steamboat Buffet at Swiss-Belhotel, Harbour Bay, Batam, Indonesia.
6.30 PM-Onward.
Reservation: 081378560538 (Linda Ang)
e-Mail: prsbhb@swiss_belhotel.com
Price: IDR 138 k/nett (per pax)-- Include menu: appetizer, main course, and dessert.

You Might Also Like

9 komentar

  1. Wah ketemuan ama Chandra juga ya... Eh btw harganya berapa Chay? Jadi pengen steamboat niih gara2 baca postinganmu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear mba Dian...
      Harganya Rp138 ribu nett per pax mba Dee... Enyaaak all you can eat..

      Mamacih udh berkunjung.. :(

      Delete
  2. Replies
    1. Dear mas Wahyu,
      Duarrrr!!!! Cus makan sana klo ngiler.. Nyammm hehe

      Delete
  3. sesekali boleh lah ya manjain diri makan disitu..liat menunya segar segar eiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear mba Sarah,
      Ga cuma sesekali mba.. Saya mah sering makanya gendut gini.. Hahahaha

      Delete
  4. Yuk kapan-kapan makan steamboat lagi. Waah bloger diundang gitu dong Chay ke acara gratisan. Nggak apa-apa aku nggak baper kalau ada yang nyindir. Kan barter :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear kak Lina,
      Siap, nanti saya sounding ya kak Lin..
      Gue mah ga peduli ada yang nyinyir, sindir.. Tergantung mental kan? Hidup seperti itu kok. Kita makan enak, hidup enak akan ada orang lain yang menghabiskan waktunya nyinyir tanpa dapat makanan enak itu. What a life!!! Hehe

      Delete