Iftar Ala Kampung Nelayan di Pacific Palace Hotel

Karedok (F Chahaya Simanjuntak/Catatan Traveler/2024)

CATATAN TRAVELER - Ramadan 2024 ini, Pacific Palace Hotel Jodoh, menghadirkan promo berbuka puasa dengan tema Kampung Nelayan. Bersama rekan Blogger Kepri atas undangan manajemen Pacific Palace bekerjasama dengan Kreta Digital, jadilah saya iftar di sana , Jumat (15/4). Buka puasa kali ini terasa hangat, karena selain dihadiri blogger, juga dihadiri para influencer dan KOL tenar kota ini.
 

Tim Food and Beverage hotel berbentuk kapal pesiar ini mengubah restoran Athena di belakang lobi menjadi Kampung Nelayan. Mereka mengangkat tema ini, karena selain hotelnya berbentuk kapal, bisa jadi karena letaknya juga berdekatan dengan kampung tua Tanjunguma yang penduduknya Sebagian nelayan.

 

Menu berbuka puasa di sini, ada beragam pilihan. Mulai dari pembuka (appetizer) seperti buah potong, jajanan tradisional bingka, ongol-ongol Pelangi dan lain-lain. Ada juga minuman cendol dan es cincau, kurma, aneka bubur dan menu lainnya.  Main course (menu utama) seperti nasi, nasi lemak, ikan teri campur tempe sambel, ikan sambal matah, mie Aceh, rawon kambing, dan sayur tauge tumis.

 

ANEKA buah potong. (F- Chahaya Simanjuntak/Catatan Traveler/2024)

Sedangkan  dessert (menu penutup) terdiri dari aneka cake potong seperti cream cake dan es krim.  Semuanya disajikan secara estetik dan rapi. Menarik mata untuk mencicipinya segera. Namun jadwal berbuka masih menunggu 15 menit lagi. Ya sudahlah ambil dan letak di meja saja dulu.
 

Di Kampung Nelayan ini, Pacific juga menghadirkan live cooking untuk mie ayam dan gorengan. Sebagai seorang Indonesia yang mencoba menghilangkan gorengan dari daftar diet, tetap saja tergoda mengambilnya. Maka jadilah dua bakwan masuk ke mulut. Tentu saja setelah bedug pertanda buka puasa berbunyi.

 

Ada juga menu pendamping lainnya, seperti aneka jenis sambal dan karedok. Nah di Kampung Nelayan ini, karedoknya juara banget. Potongan sayur yang disajikan segar dengan campuran saus kacang yang nikmat. Saya sampai tambah. Nilainya 90 Chaycya’s point. Saking enaknya, saya sampai tanya ke teman-teman, dimana ya dapat karedok seenak ini di luar sana? Atau bikin sendiri kali ya?

 

F Chahaya Simanjuntak/Catatan Traveler/2024

TAMU mengambil bubur manis dari spot Aneka bubur di Kampung Nelayan Pacific Palace Hotel. (F Chahaya Simanjuntak/Catatan Traveler/2024)

Menu lainnya yang paling saya suka yakni bolu jadul wangi cinnamon atau kayu manis. Dia mirip sejenis ontbijtkoek. Tidak terlalu manis dan wangi cinnamonnya di mulut membuatku jatuh hati. Apalagi potongannya dibuat kecil ala finger food, jadi cukup sekali atau dua kali masuk mulut.

 

Kak Danan Wahyu, eijk, dan Meri (Dokumentasi pribadi C.O.S)

MOZA dengan es cincaunya. ( F Chahaya Simanjuntak/Catatan Traveler/2024)

Selain menikmati menu berbuka puasa di Pacific Palace Hotel, canda tawa bersama teman semeja menjadi candu malam itu. Bahkan kita sempat parodi ala juri master chef yang mengomentari beberapa menu bersama Moza dan kak Nesya. Direkam langsung kak Danan. Pokoknya si paling master chef-lah kami saat itu. Haha

Eh
tapi bagi Anda yang berminat menikmati aneka menu Kampung Nelayan di Pacifif Palace Hotel selama Ramadan ini, harganya cukup terjangkau kok. Cuma Rp 149 ribu per pax. Untuk mengetahui promonya, kontak langsung Pacific Palacenya saja ya. Bisa lewat Instagram mereka kok dengan nama hotelnya. Selamat Berpuasa saudara-saudariku muslim semua. Semoga ibadahnya berkah. (*)


Post a Comment

Designed by catatan traveler | Distributed by catatan traveler