Latest Posts

Dari Jamuan Swiss National Day di Swiss-belhotel Harbour Bay

By Monday, August 01, 2016 , , ,

Hotel, Swiss-belhotel Harbour Bay, SwissDay, Happy Swiss National Day
Happy Swiss Day from Indonesia.
 PERINGATAN hari nasional negara Switzerland atau Swiss jatuh pada 1 Agustus setiap tahunnya. Perayaan ini telah berlangsung sejak 1291 sebagai peringatan bersatunya tiga canton atau sub distrik wilayah Uri, Schwyz dan Unterwalden menjadi negara konfederasi Switzerland mengikuti canton-canton lainnya. Sama dengan negara-negara lain di dunia, negara yang terletak di bagian tengah Benua Eropa ini memperingati perayaannya dengan kembang api dan jamuan makan malam juga.
 Memperingatinya, saya pun berkesempatan mengikuti perayaan hari nasional Swiss itu di Indonesia atas undangan perusahaan hotel terbesar asal negara tersebut, Swiss-belhotel International di salah satu cabangnya di Swiss-belhotel Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau. Peringatan ini diadakan dua hari lebih cepat dari 1 Agustus, yakni pada Jumat (29/7) bersamaan dengan Friday steak fest.
  "You are cordially invited to #HappySwissDay 2016 and enjoy our Swiss day steak fest. Come and join us Chay. With warm regards, we'll wait for you," begitulah isi pesan Marketing Communication Manager Swiss-belhotel, Linda Ang. Pesan tersebut untuk mempertegas bahwa nyonya Marasco tersebut juga sudah mengirimkan e-invitation ke email saya. "Takut Chaya kelupaan jadi saya ingatin via WA," ujarnya.

Swiss-belhotel internasional berdiri pertama kali di Eropa oleh founder-nya yang berkewarganegaraan Swiss, Peter Gautschi pada 1986 lalu. Itu artinya, manajemen hotel ini setara dengan usia saya saat ini. *bhak. Hingga kini, hotel ini telah berkembang di berbagai negara seperti Indonesia, Australia, China, Filippina, Vietnam, Malaysia, Kuwait, Oman, Qatar dan negara Uni Emirat Arab. Indonesia menjadi cabang terbanyak dari hotel ini baik di lingkup dunia mau pun lingkup Asia. Wow!!!! Ah tak heran juga sih, di Kepri saja, hotel ini punya lima cabang, dan empat berbasis di Batam. Sebut saja, Swiss-inn hotel Baloi, Swiss-bellinn Jodoh, Swiss-belhotel Harbour Bay dan hotel budget yang baru saja dibangun awal tahun lalu, Zest hotel yang masih berada di kawasan terpadu Harbour Bay. Ada satu lagi, Swiss-belhotel internasional di kawasan wisata Lagoi, Bintan.
 Ada pun selebrasi selalu identik dengan makanan. Hari itu sengaja saya hanya mengkonsumsi dua pisang dan segelas teh manis di pagi harinya, supaya pada saat dinner dalam perayaan ini, saya makan banyak. Maklum anak kos.. Hehe

Dessert.
Swiss Cafe sudah dihias begitu rupa. Bendera Merah Putih Indonesia dan bendera Swiss berkibar saling silang sebagai penghias. Karena bendera dua negara memiliki kesamaan warna yakni hanya merah dan putih, maka balon merah putih membentuk pintu setengah lingkaran dipajang menjadi pembatas live cooking dan meja pelanggan. Suasana Swiss day sangat terasa. Puluhan tamu lokal dan asing menyatu membentuk koloni sendiri di tiap-tiap meja sementara para staf hotel sibuk melayani tamu. Memang, malam itu selain undangan khusus, hotel juga memberikan diskon 50 persen khusus untuk menu steak buat tamu hotel dan umum. Jadinya, rame banget!!! 
Menunjukkan undangan dari ponsel, oleh pelayan, saya pun diantar ke meja yang telah dipersiapkan. Menyatu bersama tamu undangan. To celebrate the day and as one of the customers' recognition, i was ready to feast and tasting all beverages.
Cheese Cake yang tersohor dan temannya, brownie.
 Terlebih dahulu saya menyambangi buffet dessert. Hotel ini memang sangat terkenal dengan dessertnya yang lezat. Di sana, sudah terpajang aneka cake. Mata pun langsung tertuju pada cheese cake. Sebagai golongan yang masuk ke bagian cheese cake lover, tentu saya mengambil potongan besar. Harap maklum. _hehe_ Kasihan cheese cake sendirian di piring, ya sudah saya pun mencomot sepotong brownis dan creamy sus bersamanya. _Wkwkwk alibi banget ye!!! Padahal karena laper mata_
Para tamu antri mengambil menu dessert pada perayaan Swiss National Day di Swiss-blehotel.
 Eh wait, itu apa? Ada chocolate pie dan apple pie yang dibungkus topping sugar creamy merah dengan dua persegi panjang membentuk salib persegi putih di tengah. Cumaaaa karena melihat piring sudah ada sepotong besar cheese cake, tak jadi ambil deh, biar makanan yang lainnya muat masuk perut. Hahaha.
By the way, tahukah kamu? Bendera negara yang beribukota di Bern yang sebagian besar wilayahnya dikelilingi pegunungan Alpen tersebut,  terbentuk setelah negara itu secara resmi terpisah dari naungan Vatican. Tak hanya itu, Swiss adalah negara netral yang menjalankan demokrasi pertama di dunia tempat lahirnya organisasi Palang Merah. Karena itulah logo Palang Merah a.k.a Red Cross identik dengan bendera nasional negara yang terkenal akan air bersih pegunungan dan produksi jam tangan tersebut ( Source: Buku Pintar).
Usai meletakkan menu dessert di atas meja, kembali melakukan pengembaraan, melihat aneka menu makanan yang tersaji. Steak daging sapi dan salmon menjadi menu jawara dalam perayaan tersebut. Sayang, salmon sudah habis duluan sebelum saya pesan.. Hiks.. Akhirnya jadilah memesan beef sirloin steak dengan permintaan well done cook dengan saus red wine dengan sedikit campuran saus lemon butter dan teriyaki.
Beef Sirloin steak.

Tumis jagung dan kacang, menu khas tradisional Swiss.

Grilled Zucchini and eggplants parmigiana.
Menemani menu itu, saya memilih menu khas Swiss yang juga banyak dikonsumsi di Eropa, seperti mushroom ragout yaitu jamur yang ditumis dengan krim keju Suisse yang meleleh, dan juga Grilled Zucchini and eggplants parmigiana. Tak lupa juga mengambil dua sendok sauteed sweet corn and kidney bean with blackpepper (kalau di Bahasa Indonesia-in sih artinya tumis jagung dan kacang) _ Omaaak Eropa ini pantasan mahal yak, bahasa menunya berbelit padahal bisa simpel dan murah sebenarnya kalau di Indonesia.. Hiks_
 Kenyang? Karena steaknya dipanggang kurang matang alias masih medium padahal saya pesannya yang well done, jadinya steaknya ga habis, menu pendamping habis sih tapi bawaannya tetap kurang kenyang. Maka jadilah beranjak dari kursi lagi, pedekate ke chef live cooking, ikut antrian dan akhirnya memilih pasta tradisional Swiss yang dimasak dengan susu dengan taburan keju. Rasanya?? Juara men.. Gurih banget. _kenapa saya pesennya porsi seuprit ya? asli meleleh banget_
Creamy pasta by live cooking.
Muke seneng makan pasta.
Perayaan tanpa canda tawa dengan teman apalah gunanya? Persis di sebelah meja, para petinggi hotel di Batam pun berkumpul, dan salah tiga diantaranya adalah kenalan dekat, yaitu mas Alex, kakak Tari dan mba Jelita. Kaget satu sama lain, lalu salaman bercanda dan tertawa bersama. "Pindah yuk ke meja Chay," ujar mas Alex yang saya panggil chef. _ish dimana-mana ada selalu rempong ya bo. Hahaha_   
Jamuan pun ditutup dengan bincang santai dengan ci Linda Ang sambil mencicip satu scoop es krim coklat chips marshmallow topping kacang dan raisin. Thankyou for invite me  Swiss-belhotel Harbour Bay, ci Linda.. Happy 1st August Swiss. ***

 Unus pro omnibus, omnes pro unos Suisse
_One for all, All for one Switzerland_
HAPPY SWISS DAY


PROMOTION:
Bagi kamu pecinta steak, bisa gabung setiap Jumat, dan nikmati Friday Steak Fest dengan menu live cooking, barbeque, dan aneka sajian buffet.
Time: 06.30pm - 10.00pm
Venue: Swiss-Cafe by Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam
For more information and reservation:
T. 0778-741 5888 ext. 2

You Might Also Like

6 komentar

  1. Hari itu sengaja saya hanya mengkonsumsi dua pisang dan segelas teh manis sepanjang hari, supaya pada saat dinner dalam perayaan ini <-- wkwkwk ampun dah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear kakak Rina,

      Hwaahahaha.. maklum anak kos chinnn... jangan buka kartu ah

      Delete
  2. Suka suasana alam swiss, sayangnya gak bisa pake schengen visa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Uma Soultan,

      Iya Swiss bagus banget alamnya..sering lihat dari internet dan Natgeo... Oh Swiss ga pake Schengen?? kesana yuk bg..

      Delete
  3. Mantaps artikelnya! Baru ngeh juga Swiss ga pake Schengen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Batamdine,
      Kamsia ho koko...
      Setahuku sik masuk ke Swiss pake Schengen, tapi ternyata ada aturan khusus lagi..

      Delete