Wednesday, August 17, 2022

Saya, Kopi Susu Mr B Coffee, dan Isengnya Johan Nieuhof

Kopi susu Mr B Coffee. F Chahaya S/catatantraveler

CATATAN TRAVELER
- Johannes Jacob Nieuhof adalah orang pertama yang mencampur kopi dengan susu di masa lampau. Secara iseng. Perbuatannya itu, membuatku berterima kasih kepadanya di masa kini. Berkat keisengan seorang pengelana yang juga bagian dari kompeni Belanda yang menjajah Batavia itu, akhirnya kopi susu menjadi bagian dari minuman yang paling banyak diminati warga dunia termasuk saya hingga saat ini.

Saya bukan pecinta kopi. Belumlah. Belum sampai ke tahap itu. Saya masih peminum rutinnya saja.

Kapan sebenarnya waktu yang cocok minum kopi? Ini pertanyaan yang sulit saya jawab. Biasanya, saya minum kopi saat sarapan pagi. Kadang espresso, vietnam drip, kopi tubruk, atau kalau malas, langsung seduh capuccino sachet-an. Sambil ditemani makanan pendamping tentunya. Yakni: roti, buah potong, atau cake.

Kopi Geisha. Manual brew lebih cocok. F Chahaya S/catatantraveler

Saya punya peraturan, kopi tak boleh lebih dari satu gelas setiap harinya. Saya atur waktu saja. Kalau tak pagi, ya siang. Nggak siang, ya pagi atau sore.

Seperti beberapa waktu lalu, sepulang kerja, saya tak lantas pulang. Terlebih dulu singgah di kafe Mr B Coffee, kafe yang baru hadir di kota ini. Saya ingin minum kopi susu, sebagai signature beverage mereka, yang dilabel Mr B Coffee sesuai nama kafenya.

Mengopi kini sudah menjadi budaya dan gaya hidup bagi sebagian besar warga dunia, khususnya warga Batam. Di kota ini, makin semarak kedai, warung, bahkan kafe yang menjadikan kopi sebagai minuman signaturenya. Tumbuh menjamur di berbagai kawasan, salah satunya, ya Mr B Coffee di kawasan Batam Centre ini.

Kafe ini baru beroperasi pada pertengahan Januari 2022 lalu. Brand Mr B sendiri diambil dari nama pemiliknya, Bernard Huang. Dia seorang influencer Batam yang hobi minum kopi. Sebagai pengopi, kafe ini merupakan perwujudan mimpinya sejak 2015 lalu. Cerita ini saya dengarkan langsung darinya. Kebetulan, kami berteman. Saya memanggilnya koko Bernard.

"Tujuh tahun lalu, saya punya harapan, suatu saat bakal punya bisnis jualan kopi. Mimpi ini bisa saya wujudkan dengan dukungan penuh dari istriku Novi," ujar ko Bernard kala itu.

Pesan kopi di Mr B Coffee.

Masuk ke kafe ini, sambutan ramah dengan ucapan selamat datang dari staf terdengar. Tak langsung duduk, saya langsung memesan es Mr B Coffee di meja barista di sebelah kanan pintu masuk. Staf mencatatnya, lalu saya membayar ke kasir, lantas beranjak memilih meja. Kopi pesanan itu sendiri akan saya jemput kembali ke meja kasir setelah barista selesai meraciknya.

Menurutku, budaya minum kopi di kota ini semakin berwarna berkat kehadiran es kopi susu kekinian dari kafe ini. "Pesanan atas nama Chaycya...!!!". Pesananku pun datang.

Dari segi penampilan, kopi ini disajikan di cup plastik yang bagian atasnya sudah disealed. Tak lupa pipet plastik juga diberikan. Disajikan begitu, ko Bernard beralasan karena masih hidup di masa pandemi Covid-19, segala sesuatu yang re-usable masih terlalu berisiko dalam menyebarkan virus. Sehingga penyajian steril seperti itu masih menjadi pilihan.

Saatnya untuk mencicip rasa. Mr B Coffee dibuat dari campuran espresso dan susu segar yang bisa ditambah dengan gula atau gula aren sesuai permintaan. Pesananku saat itu, less sugar.

Oh ya, sebelum minum kopi ini, kocok terlebih dahulu supaya espresso dan susu bercampur. Saya pun menyeruputnya. Wangi earthly kopi dengan cita rasa creamy langsung menyatu di mulut dan dengan segarnya membasahi tenggorokan. Saya suka.

The person behind this blog.

After taste dari Mr B Coffee ini juara. Wangi kopi susunya nyimpen di tenggorokan. Saya pun menikmati tiap tegukannya, hingga tak terasa sudah tinggal es batunya doang yang tersisa di cup.

Sejujurnya, kalau ngopi siang atau sore, biasanya sejalan dengan nongkrong dan janjian dengan teman. Atau, kalau sehabis makan siang, biar tak mengantuk, membungkusnya bawa ke kantor. Minuman ini akan menemani kerja. Dijamin bakal melek terus. Mengapa? Karena kopi itu mengandung kafein.

Dilansir dari USDA, setiap 100 gram kopi mengandung 40mg kafein. Nah, kafein ini merupakan kandung yang mampu merangsang otak sehingga memberi efek semangat bagi yang mengonsumsinya.

Sebenarnya apa sih manfaatnya kalau kita rutin minum kopi? Ini saya kasih 7 manfaat kopi untuk kesehatan berdasarkan apa yang saya alami selama empat tahun belakangan ini:

  1. Kontrol berat badan. Saat minum segelas kopi, kita akan terasa kenyang lebih lama. Mengapa? karena kafein itu berfungsi menekan nafsu makan.
  2.  Sumber tenaga dengan cara mengubah lemak tubuh. Mengonsumsi segelas kopi dengan rutin, dapat menstimulasi terjadinya termogenesis atau proses pengubahan lemak atau makanan menjdi panas dan energi dalam tubuh. Mengonsumsi kopi sebelum olahraga sangat baik, karena mampu meningkatkan performa dan membuat tubuh kita aktif bergerak. Nah, selama empat tahun belakangan ini, sehabis minum kopi, usahakan jangan tidur ya. Kafein dalam kopi kan membuat detak jantung kita terpompa lebih cepat dari biasanya. Untuk menghindari rasa tak nyaman seperti deg-degan sehabis minum kopi, usahakan bergerak. Kegiatan ini yang membuatku kembali rutin minum kopi.
    Jadi, Oktober 2018, hotel tempatku menginap di Ho Chi Minh selalu menyediakan kopi sebagai minuman kala sarapan pagi. Awalnya takut meminumnya. Namun, karena tidak ada pilihan ya sudah saya meminumnya segelas. Lalu minum air putih dan langsung eksplorasi kawasan Saigon. Percaya atau tidak, saya nggak ada merasakan deg-degan seperti yang dulu saya rasakan sehabis minum kopi.
    Oh ya, saya pernah hampir koid sehabis minum kopi gayo, oleh-oleh pemberian teman. Kala itu, tubuhku merasa tak nyaman, gelisah, keringat dingin, sampai deg-degan. Intinya, saya lama musuhan sama kopi. hehe
  3.  Meredakan nyeri otot. Mengonsumsi kopi dengan takaran yang tepat, lalu bergerak aktif dengan berolahraga, kafein dalam kopi dalam meminimalisir cedera otot. 
  4. Meringankan sakit kepala. Kandungan kafein dalam kopi memberi efek menenangkan pada pembuluh darah sehingga mampu meredakan sakit kepala bagi yang mengonsumsinya.
  5. Mencegah penyakit Alzheimer. Rutin mengonsumsi kafein dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kafein dapat memperlambat proses penurunan fungsi otak karena usia lanjut.
  6.  Anti oksidan. Sama seperti teh, kopi juga memiliki berbagai jenis antioksidan yang cukup kuat. Sebut saja hydrocinnamic acid dan polyphenols. Kandungan antioksidan  itu efektif menetralisir radikal bebas serta mencegah stres oksidatif akibat radikal bebas dalam tubuh.
  7. Membuat kemampuan kognitif dan daya ingat lebih tajam. Sebuah penelitian menyebutkan, rutin mengonsumsi kopi di pagi hari, memiliki kemampuan kognitif dan daya ingat lebih baik dibanding yang tidak minum kopi. Saya sih percaya ini. Mengapa? Karena sehabis ngopi itu, tubuh rasanya lebih semangat dan segar, lebih konsentrasi dalam melakukan sesuatu.

Namun, selain tujuh manfaat itu, perlu diingat, mengonsumsi kopi tidak boleh berlebihan ya. Bisa mengakibatkan detak jantung tak beraturan dan juga efek susah tidur. Kafein yang berlebihan masuk ke tubuh di waktu yang tidak tepat, dapat memompa adrenalin, sehingga membuat tubuh menjadi waspada dan berjaga. Ini bisa mengakibatkan susah tidur dan parahnya, insomnia. Jangan berlebihan mengonsumsinya ya.

Dua jenis kopi: Arabica dan Robusta. F Chahaya S/catatantraveler

Koko Bernard Huang, pemilik Mr B Coffee (kanan) dan baristanya. F Chahaya S/Catatantraveler

Kembali ke es kopi susu. Es kopi susu Mr B Coffee kini menjadi pilihan penikmat kopi saat ini. Saya juga termasuk penikmat es kopi susu. Meminum espresso atau sekedar americano, lidahku belum terbiasa. Saya masih kerap minum kopi dengan campuran. Kalau di luar, minum Caramel Machiatto, es kopi susu, kopi susu menjadi pilihan. Kalau di rumah, bikin cappuccino, kopi Vietnam, manual brew, atau kopi V60 kerap kulakukan.

Nah, tahukah kamu, sejarah mencampurkan susu dengan kopi ternyata berasal dari keisengan semata oleh seorang Johan Nieuhof? Hal ini bermula saat Nieuhof menjadi duta besar Belanda untuk Tiongkok 1660 lalu.

Si traveler itu bereksperimen mencampur kopi dengan susu kental manis. Karena menurutnya, mencampur teh dan susu sudah biasa dalam setiap pengelanaannya. Dirasa kopi terlalu pahit, maka dia mencampurnya dengan susu. Alhasil, dia suka rasanya dan hal ini langsung tersebar kemana-mana.

Aneka quotes tentang KOPI yang bisa kamu temui di kafe Mr B Coffee, Batam Center. f Chahaya Simanjuntak/catatantraveler.

Perkembangan kopi susu tersebar di wilayah Eropa juga. Tercatat, saat pertempuran Wina di Austria, 1683 lalu. Peperangan yang melibatkan Kerajaan Ottoman Turki dengan Austria itu dimenangkan oleh Austria setelah mendapat bantuan dari negara tetangganya, Polandia.

Kemenangan itu membuat Austria menghadiahkan berkarung-karung biji kopi kepada tokoh tentara Polandia yang membantu mereka memenangkan peperangan, Jerzy Franciszek Kulczycki.

Banyaknya biji kopi itu, Kulczycki membuka warung kopi di Wina. Dalam menyajikan kopi ke pelanggannya, Kulczycki belajar dari kebiasaan orang-orang dari Turki yang menjajah Austria. Kopi dimasak dengan air hingga mendidih lalu disajikan. Namun, rasa dari kopi itu terlalu pahit untuk standar lidah orang Eropa. Ia pun bereksperimen mencampurkannya dengan madu dan susu. Rasanya lebih manis dan enak. Para pelanggannya pun suka.

Kesibukan di dapur Mr B Coffee. F Chahaya S/catatantraveler.

Kebiasaan minum kopi dengan campuran susu ini pun berkembang hingga ke Italia pada 1900-an. Di sini, hadirlah cappuccino. Kopi yang disajikan dengan campuran susu segar dan busa susu di atasnya. Cappuccino terkenal di Italia karena kopinya dibuat dengan mesin espresso oleh Luigi Bezzera dan dipatenkan pada 1901.

Ada dua minuman berbahan dasar kopi dengan campuran susu yang terkenal dari Italia. Yakni Cappuccino dan kopi-latte. Penyajiannya mirip sekali. Namun itu berbeda. Dari segi takaran.

Cappucino dibuat dengan takaran 1/3 kopi, 1/3 susu cair dan 1/3 busa susu. Sedangkan kopi-latte menggunakan perbandingan 1/6 espresso, 4/6 susu cair, 1/6 busa susu.

Salah satu kopi kebanggaan Indonesia, kopi organik dari Jawa Barat. F Chahaya S/catatantraveler.

Kalau dulu, hanya dikenal dengan cappuccino atau latte. Namun, di masa sekarang, ada banyak bermunculan es kopi susu dengan nama-nama kekinian. Sebut saja, Mr B Coffee, kopi patah hati, kopi kenangan mantan, kopi-kir kita sudah berpisah, apa pun itu sebutannya. Padahal, bahan utamanya ya cuma kopi dan susu. Paling ada campuran baru, seperti gula aren, sirup pandan, avocado, atau yang lainnya.

Namun, menurutku ini baik. Nama-nama kekinian itu dibuat sebagai bagian dari teknik pemasaran bukan? Nama itu membuat pelanggan penasaran, lalu berniat membelinya. Nah, selanjutnya tugas barista atau staf kafelah yang menjelaskan kandungan yang ada dalam kopi-kopi kekinian ini.
Menikmati kopi Geisha yang dibuat manuel brew.

Waffle khas Mr B Coffee. F Chahaya S/catatantraveler.

Bagi kamu-kamu yang ingin menikmati kopi di Mr B Coffee, bisa membelinya baik dine-in atau pun take away ya. Jadwal bukanya mulai pukul 09.00 - 21.00 WIB setiap hari. Selain Mr B Coffee, di kafe ini juga kamu bisa memesan aneka jenis kopi lainnya, serta teh premium dan juga aneka cemilan seperti bomboloni, waffle, dan juga rice ball.

Yuk, mari dukung usaha kuliner lokal demi kemaslahatan ekonomi rakyat untuk Indonesia maju. DIRGAHAYU ke-77 negeriku, INDONESIA.  PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT. (*)

Gemah Ripah Loh Jinawi Indonesia. God bless. All love, COS

INFORMASI:
Kafe MR B Coffee,
Komplek Limindo Trade Centre 2 blok A Nomor 12,
Jalan Bakal, Taman Baloi, Batam Center.


2 comments:

  1. Aku tim Teh
    Karena gk bs minum kopi kak.
    Tiap minum perut kembung dan mual. Kadang pusing juga.
    Hahaha

    Tapi baca post ini,
    Jiwa penge icipku meronta2...

    ReplyDelete
  2. entah kenapa saya sukanya minum kopi hitam sahaja.....

    ReplyDelete