Latest Posts

Tips Traveling Saat Musim Gugur

By Tuesday, October 25, 2016 , ,

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
MOMMIJI alias menikmati musim gugur di taman Osaka Castle.
SEBAGAI Indonesian yang hidup sepanjang tahun dengan dua musim, tentu mengunjungi negara-negara empat musim harus membutuhkan persiapan ekstra yang matang. Mulai dari persiapan diri menghadapi cuaca di bawah level rata-rata khatulistiwa hingga persiapan busana.

Kalau di Indonesia-kan, terjadinya dua musim ini dipengaruhi iklim tropis yang terjadi karena letak geografisnya yang tegak lurus Lintang Utara ke Lintang Selatan demikian sebaliknya. Ntahlah kalau ada yang ngaku-ngaku dipengaruhi musim baper, atau musim durian, maupun musim rambutan, itu saya gak tahu ya. Saya tahunya wilayah Negeri kita tercinta ini terletak tegak lurus di garis equator (khatulistiwa). Beda dengan negara empat musim yang letaknya jauh dari garis khatulistiwa, seperti Eropa dan Amerika di bagian utara dan setengah wilayah Benua Asia dan Australia. Semua musim ini terjadi akibat rotasi di planet yang kita naungi sekarang ini. Ini semua saya dapatkan dari mata pelajaran Geografi yang menjadi mata pelajaran favorit zaman SMP dan SMA dan Studi Kawasan zaman mahasiswa. Semoga pengetahuan ini masih relevan sampai sekarang yak.. ehehe

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Musim gugur di Inukami-gun. Tak terlalu dingin jadi pakai sweater saja.
Kawan, kukatakan padamu. Karena mata pelajaran Geografi dan Studi Kawasan tersebutlah dulu, hasratku berkelana menjelajah berbagai negeri tak pernah surut hingga sekarang. Bahkan karena mata pelajaran itu pula, dulu saya mempunyai mimpi, ingin menjadi Duta Besar. Dengan pemikiran kala itu, menjadi Duta Besar, setidaknya sekali lima tahun saya bisa dipindahkan ke berbagai negara atau pun tugas ke beberapa negara dan itu artinya peluang saya mengunjungi negara-negara lain besar dong. Namun mimpi tinggallah mimpi,Yang Diatas berkehendak lain. Meski begitu, Dia memberi cara lain juga untuk menjawab doa-doaku, yaitu diberi kesempatan mengunjungi beberapa negara dengan cara tak terduga. Hallah kok malah jadi curhat!!! woi fokus woi!! Salahkan hujan dan Anggun yang menyanyikan Snow on The Sahara secara acapela dari komputer sebelah yang membuatku tertahan di kantor hingga jam segini, curhat kan jadinyaaaaa.*krik

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Autumn in Tokyo.. Kalau cuaca cerah gini, ada mataharinya sejuk banget deh.
Back to main case. Kalau di Indonesia kita bisa pakai hot pants dan tanktop sepanjang tahun, maka beda di negara empat musim. Di sana, busana yang dipakai menyesuaikan jenis musim. Kalau summer, ya mereka bisa mengenakan hot pants dan tanktop all day long, tapi bagaimana jadinya kalau mereka pakai itu busana di musim gugur (autumn) atau musim dingin (winter)? Kan jadinya gak lucu. Yang ada malah jadi bahan cemoohan Saltum alias salah kostum.

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Duduk manis menunggu bus Keyfuku di Fushimi Inari station, Kyoto.

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Menunggu malam di Yodo River, Osaka.
Saat ini, Benua Eropa, Amerika bagian Utara, dan Asia Timur sudah memasuki musim gugur. Musim gugur itu, waktu siang lebih pendek dari waktu malam. Aduh gimana sik menjelaskannya? Hmmm malam cepat datang deh.  Di Kyoto, Jepang misalnya. Pukul 04.30 pm itu sudah gelap. Belum lagi suhu udara di rentang rata-rata tiga derajat hingga 28 derajat Celcius ditambah kondisi berangin. Bagi kita yang Indonesian, itu sudah dingin banget lho. Bikin merinding disko sampai ke tulang-tulang saking dinginnya.

Nah bagaimana menghadapi musim gugur? Berikut tips bagi kamu-kamu yang berencana traveling ke Jepang, Korea, atau ke beberapa negara di saat musim gugur.

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Busana syal, kaus, sweater, coat, jeans, dan sepatu boot saat cuaca 9 derajat C di Kyoto. Dingin karena berangin.
1. Gunakan pakaian berlapis. Seperti kaus, coat, dan juga syal. Nah untuk bawahan, bisa mengenakan jeans atau pun stocking tebal berlapis rok atau celana pendek. Lengkapi dengan sepatu boot atau sepatu keds. Persiapan busana musim gugur dengan musim dingin memang tidak begitu berbeda. Tapi acap kali, di musim gugur, dia akan hangat-hangat sejuk kalau cuacanya tidak berangin dan kita bisa hanya mengenakan kaus dan sweater saja.  Tapi??? musim gugur akan sangat dingin apabila disertai angin dan hujan. Brrrrr.. Saat kondisi cuaca seperti ini, selain membutuhkan payung atau pun jas hujan, kamu perlu mengenakan perlengkapan perang mulai dari kaus, sweater, coat, dan syal atau bila perlu pakai long john dan kupluk dah sesuai kenyamanan yang menurutmu pantas dalam menghalau dingin dari tubuh.

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Pilih makanan dan minuman hangat. Ramen hangat dan nasi bento.. nyam nyam
 2. Pilih makanan dan minuman hangat. Hampir sama di Indonesia kalau lagi musim penghujan, selera makanku pasti meningkat drastis dengan pikiran yang dihantui mie ayam bakso dengan segelas teh manis panas, etc. Nah sama. Saat menjalani musim gugur di Jepang, selera makanku juga meningkat drastis. Dikit-dikit lapar. Aiiiih maaaak, belum lagi ditambah dengan aneka menu makanan di Jepang mulai dari appetizer, main course hingga dessertnya mengundang selera semua alias enak. Tapi tetap, untuk menjaga kehangatan tubuh supaya tidak demam dan menghindari bibir pecah-pecah karena suhu dingin, saya selalu memilih menu makanan hangat seperti ramen, nasi bento, kue angko dengan teh panas (ocha) atau susu green tea hangat (matcha).

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Hokkairo.
3. Gunakan hokkairo atau penghangat tangan. Bisa dibeli di toko 3 coins atau Daiso atau toko perlengkapan musim dingin di pusat perbelanjaan. Alat ini sangat efektif menghalau musim dingin di tangan atau bisa juga ditempelkan ke wajah. Cara menggunakannya sangat gampang. Cukup kibaskan hokkairo-nya, lalu kantongi, tunggu sampai hangat lalu tempelkan deh ke wajah. Hangat deh. Atau genggam terus di kantong baju, hangatnya akan menjalar ke tubuh.

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Menikmati sunset saat musim gugur dari Hilton Hotel di Teluk Odaiba, Tokyo.
4. Pilih penginapan yang ada mesin penghangatnya. Kalau di Jepang sih sudah umum ya hotel atau pun hostel sudah memiliki mesin penghangat di tiap ruangan dan sudah dilengkapi futon listrik. Tapi  tak ada salahnya, saat hendak booking penginapan, kita memastikan dulu, apa itu ruangannya sudah dilengkapi dengan penghangat atau belum. Kan kasihan, sudahlah jomblo, penginapan tak ada mesin penghangat pula, gimana nasibmu dek kedinginan tak ada yang peluk? *hiks.

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Mommiji

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Fukui.

Tips, Traveling, Musim Gugur, Autumn, Winter, Jepang, Japan, catatan traveler chaycya, www.catatantraveler.com, Kyoto, Osaka, Tokyo, Eropa, Asia Timur, Amerika Utara, Indonesia, Tropis, Jalan-jalan, Bacpacker,
Autumn i'm in love.
Kalau itu semua sudah dilengkapi, dijamin menjelajah dan menikmati suasana musim gugur pun akan semakin seru. Tapi yang terpenting dari itu semua adalah TIKET, paspor dan visa. Ya gimana mau berangkat kalau tiket atau paspor saja belum punya.. *bhak ***

You Might Also Like

14 komentar

  1. yang penting cek info cuaca disana, musim gugur kalo beda tempat beda suhu juga, misalnya kalo di kuutub utara pasti musim gugurnya tetap bersalju #ehhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget sis Rina.. Tiap kota beda suhu jadi sebaiknya cek info cuaca.. Apalagi di Kutub Selatan kak, musim gugur, ga ada daun rontok, es yang rontok jadi salju.. *eh.. haha

      Delete
  2. harus bawa banyak baju tebal donk ya kak kalo traveling musim gugur...bawa sepatu, bawa kaos kaki, aissh kebayang pulang pergi tas full isinya jaket.hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Sarah, ga usah banyak-banyaklah. Satu-satu aja cukup.. haha

      Delete
  3. I love autumn, duh kece banget emang kak travelling pas musim gugur ya, pernah juga maren pas musim gugur di japan kerenn banget emang kak. Btw good information banget tips nya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asad,
      Me too.. love autunm to die.. Jepang tiap musimnya emang selalu keren ya Sad, tp lebih keren autumn sik.

      Terimakasih Asad, semoga tipsnya bermanfaat ya.

      Delete
  4. Keren kakak... Tapi mau komen tentang Anggun aja sih karena dedek fans berat Anggun. Judul lagunya Snow On The Sahara kak... Bukan Snow In The Sahara. #peace :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi hii.. Makasih loh udah bilang aku keren *Kibas rambut.
      Oh gitu ya? berarti aku salah dong (lalu edit). Maklum, aku bukan pecinta Anggun garis keras. :D

      Delete
  5. Wah kalau musim dingin enak dong tinggal bawa sirup ...tuang di salju lalu emut...hehe...
    Tulisannya sangat informatif...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Fauzi,
      Hwahahaha.. kalau jalan2 ke negara yang tengah musim gugur bawa sirup ABC aja yak.. boleh tahannnn

      Delete
  6. Duh, musim gugur itu emang musim paling wow. Paling ditunggu, paling dirindukan, apalagi daunnya yg berubah warna, love it so much..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eka Handa,
      Bener banget Eka.. i love autumn to die

      Delete
  7. tak pernah merasa lagi travel pada musim gugur. boleh cuba nanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Zuan,
      Silakan dicoba.. semoga postingan ini bermanfaat buatmu yak..

      Salam

      Delete