Ikhlas

Kutahankan sesak ini
Pandanganku berpendar
Pikiranku melayang

Sakit..
Sakit sekali..
Tertusuk lagi..
Meradang lagi..

Tak kubenci
Tak juga ku dendam
Hanya saja aku marah
Marah kepada sibodoh itu
Jatuh ke lubang yang sama sampai dua kali
Apa??? Hahahahahhahaaaa...
Aku tertawa
Menertawakan kehidupan yang laknat ini

Wkwkwkk
Aku tertawa
Sangat keras dan kerasss sekali
Sampai air mataku keluar dan kulit wajahku pun kelu..
Lalu aku menangis...menangis, ya benar-benar menangis.

Ah, lagi-lagi alam semesta sekongkol menyerangku.
Tak apa, akan kuhadapi
Heiiiiiiii.... Aku tidak akan jatuh lagi..
Aku perempuan yang mampu bangkit meski terjatuh, bangkit lagi walau harus terjatuh lagi.
Mampu membebat meski lukanya kutanggung sendiri.

Aku kuat
Kami kuat
Semua kuat

Hei kamu si bodoh yang kuhargai!!!
Si kaktus yang kuhormati!!!
Si guru yang kusegani!!!
Baliklah, berbaliklah
Lihatlah dunia dan sorga
Tidak sama bukan?
Dunia memberikanmu janji sampah
Tapi ingat, sorga memberikanmu kenyataan nikmat walau harus menjalaninya pahit.
Aku tetap menghormatimu, apa pun kamu sekarang.
Jangan sakiti hatiku lagi..
Jangan menanam duri di sesaknya dadaku lagi..
Berbaliklah!!!!!!!!

Apakah aku membenci dunia ini?
Tidak, aku tidak pernah membencinya..
Aku berserah mengikuti ritmenya..
Saat ini aku berada di persimpangan pasrah dan berserah
Tapi kukatakan padamu, aku tidak akan kalah..
Hidup di dunia ini perjuangan dalam ribuan, jutaan, miliaran kertas
Kali ini, kertas itu kupakai menuliskan keadaan semburat sembilu hari ini.
Sekali lagi, pasti bisa kuhadapi..
Hidup seperti pasang surut bukan??
Ada kalanya di atas, ada kalanya di bawah...
Aku ikhlas menerimanya meski menyakitkan..
AKU IKHLAS

Chaycya, Raflesia
4.20 pm
06092012

Post a Comment

Designed by catatan traveler | Distributed by catatan traveler