Latest Posts
In front of The Moment Hostel, Aonang-Krabi
KRABI menjadi salah satu destinasi wisata pilihan selain Bangkok dan Phuket di Thailand. Lokasinya di selatan, membuat salah satu pulau di Kerajaan Vajilalongkorn ini tenar dengan wisata alam dan lautnya yang eksotis bin lovely.

Sunbathing di taman hostel.
Provinsi di selatan Thailand ini menjadi tempat yang cocok untuk melarikan diri sementara dari kepenatan dunia kerja yang menguras pikiran. Lokasinya sangat tenang, dan tidak terlalu riweuh umplek-umplek seperti di Phuket.

Berangkat dari Bandara Changi di Singapura, berdasarkan itinerary yang disusun kurang dari 2 x 24 jam, Krabi Town dan Aonang menjadi dua tempat wajib kunjung selama di sana.
Suasana Aonang di malam hari.
Mengunjungi Krabi, tak akan sah kalau tak mengunjungi Aonang. Aonang sendiri, pusat keramaiannya ada di Ban Nong Thale, salah satu kawasan pantai dengan pemandangan indah, dimana sekeliling pusatnya berdindingkan perbukitan karst. Saya lebih menyukai pantai Aonang ini dibanding pantai Patong di Phuket. Why? Karena seperti yang saya bilang sebelumnya, suasananya is much quieter than Phuket, dan warganya lebih ramah.

Dari Krabi Town menuju Aonang, saya menggunakan angkutan umum tuk-tuk dengan membayar THB 50. Hari itu Minggu, maksud hati berangkat pagi biar pukul 11.00, bisa ibadah di Peace Church, salah satu gereja terdekat dengan penginapan. Namun, semuanya batal karena hujan deras saat dalam perjalanan. Ya sudahlah, diputuskan untuk segera menuju penginapan yang sudah saya booking dari Indonesia.
Tourist Information dan meja resepsionis.

In front of our hostel.
 Selama short escape to Aonang, i choosed The Moment Hostel to stay. Penginapan ini baru seminggu beroperasi kala saya datang. Alasan saya memilih penginapan ini, karena sudah menyediakan sarapan pagi include room price seharga RHB 300. Oh ya guys, to make sure to choose the right hostel ketika kamu traveling, you should look at the location, the room condition, and the whole area and near by. The Moment Hostel punya ini semua.
Mix dorm.
Check in, saya memilih 6 mix dorm. Why? Berdasarkan pengalaman memilih private room ketika traveling ke Ho Chi Minh, Vietnam, di Backpacking Club Hotel di De Tham Street, saya mengalami kejadian horor gitu sik. Entah kenapa, kamarnya lembab, dan seolah ada yang memperhatikan saya gitu, dan tak bisa tidur sama sekali, bawaannya gelisaaaah banget. Dibilang gelisah karena lapar, nggak juga, kan baru makan Pho dari Pham Ngu Lao. Besoknya saya minta ganti kamar. Lucky me, untung ada female dorm isi lima. Dan sejak saat itu saya menanamkan dalam hati, tak akan mau nginap di private room kala traveling kemana pun. _Ah bilang aja lu takut sendiri Chay. hehe_ 

Saat check in, resepsionis minta paspor, dan deposit THB 500. Deposit itu akan dikembalikan setelah check out. Sambil prepare kamar, menunggu di lobbi, membaur dengan para tamu lainnya, lalu kita ditawari minuman berupa kopi, teh, dan juga susu serta roti crackers sebagai cemilan. Bebas milih, bebas tambah, waaah tak nyesal pilih ini hostel.

Sarapan pagi. Abaikan muka abis ngetanning yaaaa.. hehe


Lokasinya juga persis di kaki perbukitan karst Ban Nong Thale. Hanya sekitar 650 meter dari pusat souvenir dan pantai Aonang. Dan tahu, jaraknya hanya 50 meter dari Masjid raya Aonang juga. Pokoknya lokasinya strategis deh. Keluar dikit ke jalan raya, bisa menemukan berbagai restoran, bar, dan juga supermarket tempat membeli cemilan-cemilan, seperti 711, Mother Marche tempat beli aneka cookies dan roti-roti khas Eropa.
Supermarket dan restoran. Aneka cemilan dan roti disini enak-enak banget sik. Lokasinya dekat banget dengan penginapan.
Mengenai kondisi interiornya, The Moment Hostel ini ruangannya sangat bersih, sprei dan selimutnya juga selalu diganti setiap hari. Dan, meski mix dorm, ruangannya luas, dan disediakan meja untuk internetan di dalam kamar. Sedangkan backpack para tamu, bisa disimpan di sudut kamar. Pokoknya nyaman deh. Toilet, ruang shower, dan juga make-up room-nya terpisah, tersedia juga dapur tempat para traveler untuk memasak.



Oh ya, selain breakfast, sepanjang hari para tamu juga bebas minum dan makan roti yang disediakan di depan hostel.  Mengadopsi gaya hostel di Jepang, hostel ini juga memberlakukan self service. Kita habis minum atau makan, ya cuci sendiri piring atau gelas yang kita pakai. Lobinya sangat luas, semua ruangan mulai dari lorong kamar, ruang baca dan ruang santai, dapur, hingga kamar mandi hanya dibatasi dinding lorong dan semuanya terjangkau Wi-Fi. Modern dan bersih sik menurutku.

Ruang santai dan ruang baca.
 Ownernya, Mrs Chim sangat ramah, demikian juga para stafnya sangat helpful banget. Bayangkan ya, iPhone-ku tiba-tiba mati mendadak, tak bisa dihidupkan lagi. Saat memberitahu kepada stafnya untuk membantu supaya meminjam laptopnya di information untuk connect ke Apple-IDku, stafnya membantu banget. Bahkan dia menyarankan, sebaiknya iPhoneku itu ditanam ke beras saja. "Mungkin Hpmu kena air, korslet. Coba masukin beras, percaya atau tidak, itu bisa saja membantu," ujarnya. Memang saat itu Krabi, hampir setiap hari hujan.
The owner, Mrs Chim.

 Wefie with the kindnes and helpful owner.
Hostel ini juga menjual paket-paket perjalanan dengan ratusan brosur lengkap. Pokoknya,  i recommend this hostel when you traveling to Aonang guys. Ntar kalau balik ke sana lagi, saya juga pasti menginap di sana lagi. ***
Suasana penginapan saat malam hari.


How to Get There:
- Dari bus stop di persimpangan tiga pantai Aonang, pilih jalan tengah lurus ke atas menuju Masjid raya Aonang. Jalan sekitar 650 meter, ada persimpangan kecil di sebelah kanan khusus ke penginapan ini. Lihat saja sign lumba-lumba di foto di atas, Nah di bawahnya ada plang kecil The Moment Hostel. Ikut saja. Ketemu deh ini penginapan.
Atau ikuti sign foto di bawah ini. Ini pedestrian persis di depan gang The Moment Hostel. :)



Addres:  522 Moo 2, Ao Nang, Muang, Krabi 81000
Booking by: booking dot com (ini saya. Bisa juga lewat situs perjalanan lainnya ya. Terserah Anda)


-Happy Traveling-
 
Strawberry Arnauds (source from Bravo TV)
CUACA di Batam sudah seminggu ini tak menentu. Kadang sekarang cerah dan panas, lalu besoknya seharian hujan. Kaya tadi saja, jelang siang panas banget, eh tetiba mendung, lalu mulai turun gerimis, dan akhirnya tumpahlah hujan.

Bahkan sampai malam ini, masih gerimis-gerimis manja dan dingin. Kalau sudah begini, yang terpikirkan adalah ngemil sesuatu kaya cookies gitu. Ya sudah langsung hidupin tv, buat teh manis panas, sambil ngemil. Udah gitu, ngemilnya sambil duduk selimutan. Udah gitu, yang ditontonnya Running Man. Sungguh sebuah perpaduan nikmat dunia yang khas banget di cuaca ngidin (baca: dingin).

Buka kulkas. di rak kedua setelah freezer, ada beberapa pilihan biskuit, seperti wafer, cookies, dan juga beberapa jenis coklat yang saya beli dari Singapura. Saya langsung memilih cookies karamel gebak. Cookies ini diimport langsung dari Denmark, harganya 14 dolar Singapura/ kotak. Tampilannya persegi panjang dan berkontur dengan warna coklat. Saya pecinta cookies _lebih tepatnya pecinta makan sik_ 

Oh ya, berbicara mengenai cookies, udah pada tahu dong ya apa itu. Itu lho,  kue kering, salah satu jenis makanan ringan yang banyak digemari berbagai usia, termasuk kaya saya wanita cantik nan berisi ini..hahahaa.. Cookies ini cemilan yang cocok dinikmati di berbagai situasi, baik saat bersantai bareng teman, nonton bareng sama pacar, atau saat perjalanan jauh dari satu kota ke kota lain, atau bahkan saat galau-galau gegara cuaca yang bikin jadi teringat mantan juga, cookies ini cocok dinikmati, ya kaya seperti saya sekarang ini.

Dalam perkembangannya sekarang ini, cookies ini makin beragam. Masing-masing negara punya ciri khasnya sendiri. Kalau menurutku sik, Denmark, negara dengan surga cookies terenak. harga cookies ini juga beragam, dari mulai yang termurah hingga termahal yang nilai jualnya Em-em-an alias miliaran.

Eh tapi by the way, seiring perkembangan kuliner dari penyajian reguler ke gastro, kini kue kering ini juga memiliki banyak varian rasa yang menjadikannya menjadi barang mewah yang hanya layak dikonsumsi kalangan jetset. Neh, kakak Catatan Traveler bagi info deh mengenai lima cemilan cookies termahal di dunia saat ini.
  • Strawberry arnaud. Sebenarnya, ini cookies yang disajikan ala dessert dengan campuran es krim dengan varian campuran rasa strawberry segar, lemon segar, ditambah wine (anggur merah). Mengenal namanya, tentu orang akan berpikir bahwa kue ini biasa saja dan tidak ada kesan yang istimewa karena es krim dengan varian rasa tentunya dapat di temukan dimana saja. Yang membedakannya adalah, jenis kue yang satu ini hadir di salah satu restoran Arnaud di News Orleans, Amerika Serikat. Tidak dapat dikatakan kue yang biasa, karena toping dari kue ini terbuat dari cincin berlian 4,7 karat, milik Sir Ernest C. satu-satunya jenis cincin berlian yang ada di dunia. Harganya? beyond your imagine, Rp 14 miliar boooooo.._Tunggu saya dilamar taipan kaya raya atau Pangeran Harry saja kali ye, baru bisa nikmatin ini menu? dessert menu padahal, belum lagi appetizer dan main coursenya.. ah yamang tahe.. hahaa_
Cake Platinum (source from The Viveur)
  • Cake Platinum. Sesuai dengan namanya, kue ini terbuat dari gabungan cookies dan tart dengan perhiasan platinum. Harganya cukup fantastis, Rp1,3 Milyar. Pada awalnya, kue ini memang didedikasikan khusus bagi perempuan sebagai bentuk penghargaan oleh seorang koki pastri terkenal asal Jepang,  Nobue Ikara. Kue ini sangat berkilau dengan tampilan yang menarik, wajar saja begitu mahal. Setiap ini dipajang di toko kuenya, selalu menjadi pusat perhatian para pengunjung. 
  • Frozen haute.

Frozen Haute (Photo by James Ambler/Barcroft USA)
Dessert ini dibanderol harga Rp 10 juta per porsinya. Dibuat menggunakan campuran dari 28 jenis coklat premium. Setengah dari bahan coklat yang digunakan merupakan jenis coklat yang paling mahal yang pernah ada di dunia. Kue ini juga mengandung emas sebanyak 5 gram, bahkan terdapat gelang emas dan berlian di dalam gelas dalam penyajiannya. Menu ini merupakan hasil kerjasama gabungan dari Serendipity 3 dengan para ahli perhiasan di New York. 
  • The fortress stilt fisherman indulgence.

(Source from Lazypenguins)
Menu ini terbuat dari cassata, daun emas yang dicampur dengan mangga dan buah delima. Menu ini pernah menjadi makanan mewah yang pernah dibuat di salah satu hotel di Sri Lanka. Harga per porsinya Rp 145 juta. Menu seuprit ini dijual mahal karena  dibuat dengan pahatan cokelat yang sangat unik dengan hiasan orang sedang memancing di bagian atasnya dan disertai dengan batu aquarium 80 karat.

  • Macaroons haute.
Macaroons Haute (source from De Luxe Sphere)
Cookies yang satu ini memang menjadi ikon paling terkenal dalam bidang makanan yang bercita rasa manis hingga saat ini. Berasal dari toko terkenal di Paris yang bekerjasama dengan toko yang ada di Tokyo, Jepang. Tidak heran, jika kue yang satu ini begitu mahal dengan harga Rp70 juta per kilogram. Macaroons memang sangat terkenal, terlebih jenis kue yang diberi nama meringue puff dengan racikan bahan yang super istimewa.

Apalah Caramel Gebakku bila dibandingkan cookies mahal-mahal di atas ini ya kak? Bye. ***


LIMA varian rasa dari Batam Ogura yang akan segera hadir di Batam.
ADA satu yang tak bisa lepas dari hal utama kala traveling kemana gitu. Yaitu OLEH-OLEH _Sengaja saya bold_ karena saat kita menjalaninya, akan selalu ada orang lain yang teriak "Ih asyik jalan mulu. Jangan lupa oleh-oleh yaaaaaa!". Ya begitulah dunia persilatan hubungan antara traveling dan oleh-oleh. Ada semacam perjanjian tak tertulis bagi kedua kosakata itu pada praktiknya. Ada yang setuju dengan saya??? Mana suaranyaaaaaaa!!!

Eh tapi, kalau kalian ke Batam, lokasi wisata mana saja sih yang akan kalian kunjungi? Batam itu unik lho. Kalau di luaran sana terkenal sebagai PULAU SURGA yang menjanjikan bagi para pencari kerja di seantaro negeri. Nah kalau bagi para traveler, pulau berbentuk kalajengking ini punya sisi unik tersendiri.

Mengapa unik? Lokasinya sebagai pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Selat Philip yang memisahkan tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Itu yang pertama. Nah yang kedua, Batam sebagai kota kepulauan. Yang artinya, pulau besar ini dikelilingi ratusan pulau yang sangat indah yang tersebar mulai dari pulau di sekitaran enam jembatan penghubung dengan Rempang dan Galang hingga ke kawasan Selat Philip di Sekupang dan Nongsa. (Salah satunya baca di sini

Ada lagi, wisata tematik, seperti Mega Wisata Ocarina sebagai wisata wahana, Kawasan Kampung Tua dan Camp Sinam Vietnam di Galang sebagai wisata sejarah, serta beberapa tempat ibadah yang dijadikan sebagai tempat wisata religi seperti Maha Vihara Duta Maitreya di Seipanas, Masjid Agung di Batamcenter, Vihara Pa Awk Tawya di Barelang, serta wisata pantai yang tak kalah bagusnya seperti di Pulau Rano, snorkeling dan diving di Pulau Abang dan Pulau Petong. Mau jalan-jalan berburu hasil teknologi, seperti ponsel, kamera, dll juga ada. Di Lucky Plaza di Nagoya surganya.

Keseluruhannya menjadi sebuah paket yang komplit bagi traveler apabila berkunjung ke Batam.  Cukup luangkan waktumu, maka salah satu atau salah banyak diantaranya bisa kamu kunjungi. Nah makin komplit apabila sesaat sebelum meninggalkan Batam, traveler bisa membawa pulang oleh-oleh untuk dibagikan ke sanak keluarga, handai taulan, teman, musuh, mantan pacar, dan mantan gebetan bila perlu.

Apa oleh-olehnya? Ada banyak pilihan. Selain kerajian tangan khas Melayu yang terdiri dari kaus, gantungan kunci, dan lain-lain, cake atau bolu, atau kue, juga bisa  menjadi pilihan.

Berbicara mengenai oleh-oleh kue, Batam punya banyak pilihan.  Adalah Kek Pisang Villa sebagai pelopor berkembangnya kuliner di Batam sebagai buah tangan sejak 2008. Lalu hadir cake buah naga, dan puluhan cake-cake lainnya yang mengklaim diri sebagai cita rasa khas dari Pulau Bandar Dunia Madani ini.

Di empat bulan sebelum 2017 ini berakhir, muncullah lagi oleh-oleh kekinian dari kota ini. Namanya Batam Ogura Cake. Ini menjadi pembuktian, bahwa Batam tak mau kalah dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia yang memperkenalkan aneka kuliner oleh-oleh dengan menggandeng para artis tenar.

Batam Ogura Cake ini merupakan 'adik' dari Kek Pisang Villa. Oleh Direktur Go Villa, I Kadek Witarsa, Ogura ini terinspirasi dari kue fluffy berbahan dasar keju dari Negeri Sakura, Jepang yang terkenal dengan sebutan Japanese Cheese Cake. Nah, khusus Batam Ogura sendiri, teksturnya dimodifikasi dengan tampilan khas, tanpa mengubah bahan dasar, keju.

Hasil modifikasinya, menciptakan varian rasa dengan tampilan colorful dan eye catching. Sehingga membuat siapa saja yang melihatnya, akan tertarik untuk mencicipinya.

Beberapa varian rasa yang dihadirkan oleh-oleh kekinian ini yakni:
  • Ogura Cheese, (bagian tengahnya diisi dengan krim keju). Topping kejunya yang melimpah membuatnya creamy dan lumer di mulut. _Ini asli jawara menurut saya_ Harganya IDR 60k
  • Ogura Choco, isinya lumeran coklat dengan rasa manis yang khas (IDR55k)
  • Ogura Greentea, tampilannya hijau sangat menarik. Rasa perpaduan keju dan cheese menjadi rasa unik bagi foodies pemberani. Rasanya tak terlalu manis. Bagi rekan traveler yang ga demen rasa yang neko-neko, do not choose it i told u. (IDR58k)
  • Ogura Red Velvet, siapa suka merah? ini cake bisa jadi pilihan. (IDR 58k)
  • Ogura Durian, cake kuning yang fluffy dengan krim durian yang benar-benar durian di tengahnya, menjadikan varian ini menjadi jawara kedua yang recommended menurutku. Bagi penikmat durian, bisa memilihnya. Rasanya? bayangin saja saat kalian makan durian, lantas menggigit bolu lembut buatan nyokap. Ah ya ampunnnnn rasanya juara _Aku ngiler kangen icip lagi_ Harganya dibanderol IDR 60k.
Kak, aku pengen banget makan Batam Ogura ini. Belinya dimana kak? "Tahu Nagoya kan? Nah belinya di kawasan itu, tepatnya di Komplek Lumbung Rezeki Blok D Nomor 2 atau di sebelah Bank Panin Nagoya". Kalau tak tahu menuju kawasan sana, tanya saja sama driver gojek,grab, atau transportasi yang kamu naiki. Bisa juga tanya satpam bank, atau pos polisi, atau orang yang lewat di kawasan Nagoya. Mana tahu kalian jodoh ya kan.. _eh_

PS: Batam Ogura ini, resmi diperjual-belikan ke umum, khususnya kepada rekan traveler mulai 9-10 September mendatang. Nah saat grand openingnya yang berlangsung selama dua hari , bagi 20 pembeli pertama, akan berkesempatan makan siang dengan pasangan artis, Irwansyah-Zaskia Sungkar (9 September), dan Dini Aminarti dan Dimas Seto (10 September). Kapan lagi mammam cantik bareng artis ya kannnn, sambil makan Batam Ogura lagi..

Ya sudah sik, buruan, klo traveling ke Batam, pulangnya jangan lupa beli oleh-oleh Batam Ogura.

Demikianlah curhat saya di tulisan pembuka pada September ini. BYE!!! (*)
ILUSTRATED by Free Design.
NAMANYA bepergian mendadak antar kota itu, umumnya pasti membuat yang ngejalaninnya merasa terburu-buru. Mengapa? karena berkejaran dengan waktu yang terbatas, ditambah  tak memiliki persiapan yang cukup untuk packing, booking tiket, berangkat dari rumah ke stasiun, dan belum lagi masalah-masalah hectic yang mengikutinya. Karenanya, tak tak jarang diantara para masyarakat yang memiliki keperluan mendadak selalu gelisah dan merasa tidak tenang, gampang emosi dan panik.

Traveling ke luar kota atau antar wilayah gitu, ya tentu membutuhkan jasa transportasi ya kan. Kadang saat hendak membelinya dadakan, ada saja gangguan yang cukup mengesalkan. Ya kuota internet yang habislah, aplikasi yang lagi down-lah, belum lagi tetiba terima chattingan pacar lewat Whatsapp yang minta putus. _Kesel kesel kesel!!!_ Eits, fokus dulu ama tiket dong. Traveling antar kota di Indonesia khususnya Jawa, selain menggunakan pesawat terbang, kini juga bisa menggunakan kereta api. Selain lebih nyaman, harganya juga lebih murah.

Dari Jakarta, mendadak pengen ke Bandung begini, tinggal beli saja tiket kereta api. Mengapa memilih kereta? karena harganya lebih murah. Eh tapi kan ini weekend, pasti ramai dan berebut beli tiket. Tenang!!! kini masalah semacam ini mah sudah ada solusinya, yang mana Anda dapat Pesan tiket kereta api dengan mudah meski pun mendadak

Lha kok bisa? Ya bisalah.

Kalau biasanya pembelian tiket kereta api domestik atau antar kota gitu, ketersediaannya butuh waktu paling tidak dua minggu sebelum keberangkatan. Itu pun jika masih tersedia. Tidak jarang banyak para calon penumpang yang masih merasa bingung mengenai cara yang bisa dilakukan agar tidak kehabisan tiket kereta api. Sedangkan untuk membeli tiket kereta api di waktu yang mendesak atau pada waktu keberangkatan, tentu juga akan mengalami sedikit kesulitan. Namun di balik kesulitan tersebut, masih ada jalan keluar yang dapat mengatasi kesulitan Anda. Apa itu? Neh Tips Cerdas Mendapatkan Tiket Kereta Api (KA) Saat Traveling Dadakan, yaitu:

  • Gunakan aplikasi KAI Access, dengan menggunakan aplikasi ini, Anda dapat melakukan pemesanan online secara mendadak, bahkan bisa memesan tiket kereta api 10 jam sebelum keberangkatan.
  • Pesan langsung di stasiun kereta, apabila pemesanan online tidak dapat Anda lakukan, maka dimudahkan dengan melakukan pembelian tiket secara langsung di stasiun kereta api. Hanya saja harus mengikuti prosedur reguler yang berlaku di sana.
  • Pesan di waktu yang tepat, khususnya pada malam hari dengan menggunakan aplikasi. Cara ini dapat menghindarkan Anda dari kehabisan tiket.
  • Gunakan jalur/rute lain, apabila rute kereta tujuan  sudah full booking, maka Anda dapat melakukan jalur lain dengan cara memilih kereta api yang memiliki jalur yang searah dengan tujuan utama, meskipun cara ini mengharuskan Anda membutuhkan biaya tambahan.

Pilihan naik KA memang salah satu alat transportasi yang banyak disukai para penumpang. Sehingga wajar saja bila tiketnya sering cepat habis dari jumlah yang tersedia, terlebih lagi jika weekend atau musim liburan tiba.
Jika Anda memang orang yang saat ini sedang kebingungan dalam hal pesan tiket kereta api yang mendadak, maka cara yang ada di atas dapat dicoba, siapa tahu tiket kereta yang diinginkan bisa Anda dapatkan, dan tak perlu bingung apalagi khawatir saat ada rencana liburan, traveling, atau bepergian dadakan. ***
Pizza made by me.. yeay.. Picture taken by Mba Dian Radiata.
TAK perlu jauh-jauh ke Italia hanya untuk mendapatkan sepotong pizza Margherita yang toppingnya bertabur saus tomat asli bercampur basil dan lelehan mozarella. Di Indonesia, khususnya di Batam sudah ada. Berbagai restoran pilihan dan bahkan juga hotel hanya untuk mendapatkan roti bundar tipis yang rasanya asin, asam gurih ini.

Pizza!!! ula la laaaa.. yang pertama sekali terbayangkan adalah nostalgia zaman dulu, dimana pergi ke restoran fenomenal Pizza Hut. Yang dikejar bukan cuma pizzanya yang tebal khas Amerika, tapi kenikmatan antri mengambil saladnya yang memang dibebaskan diambil. Keseruannya, bagaimana kita mengatur berbagai jenis sayur dan buah sebanyak-banyaknya di mangkok, lalu ditabur dengan berbagai saus salad. hik hik.
SUASANA La Pizza Authentico tempat kami belajar membuat pizza ala Italiano.
By the way, sejarah pizza ini sangat rumit dan banyak klaim antar negara mengenai ke-eksis-an-nya kini menjadi menu makanan yang tersohor di berbagai belahan dunia. Ada yang bilang, roti bundar ini lahir sebagai makanan buruh migran pada abad ke 16. Namun, klaim satu kawasan di Italia, yakni Napoli yang menyebutkan, pizza mulai berkembang pesat pada tahun 1800-an sebagai makanan terenak, setelah koki tersohor kawasan itu, Raffaele Esposito membuat pizza atas permintaan Kaisar Italia, Umberto I yang meminta dibuatkan makanan khusus yang melambangkan warna bendera Italia, merah, putih, dan hijau, untuk selanjutnya diberikan kepada sang istri tercinta, Ratu Margherita Savoia.

Maka jadilah sang koki membuat adonan pie (pizza) dengan bumbu yang banyak ditemukan tumbuh di Napoli,  Italia yakni tomat dan basil. Di atas adonan itu, ia mengolesnya dengan tomat yang sudah dimasak menjadi saus sebagai perlambang merah,  menaburi basil yang sudah dipotong-potong halus sebagai lambang hijau, dan tak habis ide, untuk melambangkan putih, ia pun memarut mozarella, keju permentasi susu lalu memanggangnya di atas bara api yang sangat panas.
Proses awal making dough pizza.
Adon maaaaang.. sampai lembut.
Uleni dough..
Menu pie bundar itulah yang ia serahkan ke Ratu Margherita. Saat sang ratu mencicipnya, ia pun memuji kelezatannya dan menyebutnya sebagai pizza margherita. Inilah pizza Italia, pie tipis yang bisa kita icip sekarang. Benar atau tidaknya cerita asal muasal pizza itu terserah pembaca menilai. Namun satu yang pasti, pizza ini bahan utamanya terbuat dari adonan tepung terigu, minyak, garam, dan ragi.

Dan satu yang jelas lagi, pizza pertama masuk ke Indonesia pada 1980-an, dan serta bukan pizza tipis dari Italia melainkan pizza khas Amerika yang sudah dimodifikasi dengan roti yang agak tebal dengan berbagai campuran topping, serta ukuran dan porsinya yang sangat besar, cocok untuk karakteristik warga Indonesia yang memang doyan makan bersama.

Ya sudah sik, sebenarnya tujuan utamaku menuliskan ini adalah untuk berbagi pengalaman membikin pizza ala Italiano ini dengan cara asyik bersama chef Jemmi Wenno dan chef Alex Fatrisman di Lapizza Authentico, Swiss-inn hotel, Penuin, Rabu (3/8) lalu.
Chef Jemmi
Menaburkan mozarella ke pizza sebelum dipanggang.
Ini kali pertama saya membuat pizza dibantu langsung chef Jemmi. Lewat konsep fun cooking pizza ala Lapizza Authentico, acara pun berlangsung seru, fun, asyik, dan kocak.Sebelum para tamu undangan praktek membuat langsung pizzanya dan berkreasi dengan toppingnya, terlebih dahulu chef Jemmi mengajari kami. Saat ia menjelaskan sekaligus praktik, saat itulah kami berkesempatan mengabadikan berbagai komposisi pizza tersebut.

Di sana, saya bergabung dengan rekan blogger, kak Rina, Asad, Zack, Debby, Lukman, dan juga mba Dian Radiata si pemilik blog Adventurose yang turut serta membawa anaknya si curly imut Lala. Di sana, sembari belajar membuat pizza, kami bercanda gurau bersama, mencicip makanan yang dihidangkan, serta saling berbagi pizza yang kami buat.
FOTO bersama usai kenyang makan pizza.
Namanya fun cooking pizza, saya yang paling telat datang menjadi yang pertama mengajukan diri untuk membuat si roti bundar yang tipis kaya opak ini. Turut serta juga kak Rina dan Debby. Sebelum bermain di topping, terlebih dahulu membuat adonan kulit rotinya alias doughnya. Semua bahan mulai dari tepung terigu, ragi, garam, gula pasir, air hangat dan minyak zaitun saya campur ke mangkuk adonan, lalu mengaduk rata dan menguleninya hingga khalis menggunakan tangan.

Menurut chef, membuat suatu adonan itu harus datang dari hati. Kalau saya menambahin baik hati maupun tangan harus sama-sama bersih saat membuat adonan kue. Kan nanti hasilnya untuk dimakan, ga iya banget dong kue yang kita buat ga bersih dan higienis, iya nggak?

Bener kata nyokap gua guys,sama seperti yang chef bilang, kalau masak atau membuat kue itu, terlebih dahulu harus ada keinginan. Jangan setengah hati, nanti hasilnya tak bagus atau rasanya jadi hambar. Menurut Nyonya Nainggolan alias inangku naburju itu, setiap makanan itu punya roh, setelah membuat adonan inti, jangan langsung dimasak atau dikerjakan, melainkan dibiarkan dulu beberapa saat sampai adonannya dough, halus dan mengeluarkan pati. Tak hanya itu, hasilnya enak atau tidak sudah terlihat saat di proses pengerjaan pertama. Hal ini saya dengarkan saat beliau mengajariku membuat kue dadar gulung (kami menyebutnya limi-limi) setiap hari Paskah tiba.
Dough.
Demikian juga dengan chef Jemmi. Usai membuat dough pizza, ia membiarkan adonannya selama 1 jam dan membungkusnya dengan plastik. Mengapa? supaya adonannya mengembang, mengalami proses pelembutan secara alami. Sehingga saat dipanggang nanti, rasanya juara dan crispy.

Ya udah deh, saya bagi cara-cara membuat pizza step by step berdasarkan pengalaman membuat pizza sendiri di sini aja deh:

* Adonan Kulit roti pizza (dough pizza)
PIZZA cabe rawit buatanku..haha

Bahan:
  • Tepung terigu 500 gram
  • Ragi instan 15 gram
  • Garam 1 tsp
  • Gula pasir 2 tsp
  • Air Hangat 250 ml
  •  Minyak zaitun 3 tsp 
 Cara membuat:
  • Masukkan tepung, ragi, gula, dan garam ke dalam wadah adonan.
  • Buat lubang di tengah adonan yang sudah bercampur lalu masukkan sedikit demi sedikit minyak zaitun dan air hangat.
  • Aduk rata dan uleni sampai adonan bercampur semua hingga lengket membentuk dough.
  • Simpan dough ke wadah yang sudah diolesi sedikit minyak, lalu tutup dengan plastik, dan diamkan selama kurang lebih 1 jam dalam suhu ruang, hingga adonan mengembang dan menjadi lebih lembut.
  •  Bagi adonan sesuai dengan bentuk pizza yang anda butuhkan.
* Saus tomat sebagai base topping
Bahan:
  • Tomato pronto 500 gram
  • Bawang bombay 30 gram
  • Bawang putih 30 gram
  • Bay leave 2 lbr
  • Oregano kering 1 tsp
  • Dry thyme 1 tsp
  • Gula Pasir 1 tsp
  • Lada hitam 1 tsp
  • Virgin olive oil / minyak zaitun 2 tsp.
 Cara Membuat:
  • Tumis bawang bombay, bawang putih, bay leave sampai harum menggunakan minyak zaitun. Angkat lalu dinginkan.
  •  Masak tomato pronto, oregano kering, dry thyme, gula pasir, lada hiotam, beserta tumisan secara bersamaan. Aduk semua bahan hingga tercampur rata, lalu angkat setelah mendidih.
  • Dinginkan atau simpan dalam lemari pendingin.

Bahan Tambahan:
SEBELUM dipanggang.
  • Mozarella (diparut)
  • Keju parmesan
  • Aneka sayuran hijau (slada, etc)
  • Bawang bombay, cabe rawit, ham, bacon, daging ayam (terserah mengikuti selera)


    1. Bentuk dough tadi menjadi kulit pizza yang bundar (bentuk menyesuaikan keinginan)
    2. Setelah tipis, olesi dengan saus tomat secukupnya,
    3. Lalu tambahkan topping bahan tambahan sesuai keinginan (Kalau saya pake cabe rawit juga, biar rasa asinnya netral ke pedas jadi enak krenyes2 kaya opak disausin pedas gituh *ndeso)
    4. Sudah jadi, panggang hingga matang. Jangan gosong ya bu-ibuk. (Panggang bisa di oven, di teflon, di bara api atau dimana pun yang bu-ibu punya).
    5. Siap disajikan.

     Dalam kesempatan itu, setelah kami puas menikmati pizza hasil buatan kami, sharing bersama rekan-rekan, lalu tetiba chef Jemmy mengeluarkan pizza mahakarya terbaiknya, yakni pizza vegetarian yang lezat, enak dan sehat. Thanks for teacing us Chef.. good luck buat Lapizza Authentico. ***

Best view Pantai Permata di Pulau Subang Mas, Batam.
 "How can this place is so beautiful? the beach and the sea is very nice and nobody local know it?"
 ITULAH pertanyaan Nguyen Than Toan, rekan couchsurfing asal Vietnam kepadaku, saat ia baru saja keluar dari laut di Pantai Permata, Pulau Subang Mas, pulau yang pertama kali kami singgahi, saat mengadakan Island Hopping, Sabtu (5/8) lalu.

Saya pun memberitahunya bahwa pulau Subang Mas ini adalah pulau berpenghuni. Hanya saja, penduduknya mengelompok di ujung pulau saja, yang berhadapan langsung dengan Pulau Tunjuk. "Kalau nanti kapal kita melewati bagian belakang pulau ini, nanti kamu bisa melihat rumah panggung di sana. Di situlah warga pulau ini tinggal berkelompok," ujarku padanya. (Baca di sini saat kunjunganku sebelumnya: Meet Up Dolphins at Mencaras Island)
Pantai Permata. Pasir pantainya lembut banget. Very soflty.
Saya pun mengatakan kepadanya, ini hanyalah satu dari pantai terindah di Batam. Ada banyak pantai-pantai berpasir putih dengan air laut yang jernih apabila kami mengunjungi pulau-pulau lainnya. "Ya boleh dibilang, meski pun ini pulau berpenghuni, tak banyak warga yang sadar bahwa garis pantai dengan pasir putih yang panjang ini menjadi salah satu hidden paradise wajib kunjung apabila datang ke Batam. Honestly, Batam ini dikelilingi ratusan pulau khas tropis yang masih murni dengan pantai-pantai indah yang masih tersembunyi. Kami sudah menemukan beberapa dan masih banyak lagi. We must discover it by boat, if you want to know more," ujarku.

Beberapa kali Toan mengungkapkan ketakjubannya. "Very quiet place," ungkapnya. _That's why it called Hidden Gems Beach Toan_

Ia pun mengatakan, negaranya Vietnam memiliki beberapa garis pantai, bahkan ia sudah mengunjungi pantai Dham Trau (Sorry kalau salah penulisan. Bahkan saya tak tahu ini pantai dimananya di Vietnam. Saya hanya pernah mengunjungi kawasan pantai di Fish Village, Mui Ne)  yang menurut turis mancanegara adalah pantai terindah di negaranya. Namun, menurutnya, pantai tersebut kalah dengan pantai Permata di Subang Mas tersebut. "Ini sangat indah you know? Sangat natural. Saya suka," ungkap pria yang tengah menempuh gelar PhD bidang IT lewat beasiswa di National University of Singapore (NUS) ini.
We take photo together as return ticket to a moment otherwise gone. Tim Adventur kali ini (L to R): kak Lina Sasmita, girl who i didn,t know her name, me, kak Rina, Zack, Nguyen Tanh Toan, bang Ahmadi, Asad, Harahap Soleh, Icha)
Sudah dua kali ia berkunjung ke Batam. Sebelumnya, ia sudah mengunjungi Pulau Abang. Dengan bangga, ia menyebutkan ia merasa beruntung saat bisa melihat coral-coral yang indah dengan mata telanjang kala berenang di Pulau Abang tersebut. Ah, Toan kamu saja yang Vietnamese takjub banget melihat secuil keindahan tersembunyi di negeriku, apalagi saya yang Indonesian asli, saya lebih takjub. "That's why i love my country so much," ungkapku tertawa sambil mengajaknya kembali menjelajahi bagian kiri pantai. Di sana, sudah duluan kak Rina, Soleh Harahap,Asad, Zack dan temannya, Icha, Bang Ahmadi, serta kak Lina mengeksplorasi kawasan dan mengabadikannya lewat foto.
FOKUS ama objek di lubang donatnya aja ya kakak.. haha
Pantai Permata di Pulau Subang Mas, menurutku boleh dikatakan sebagai one of hidden paradise inside Batam yang bisa ditempuh menggunakan kapal. Kami sendiri menyewa pompong atau long tail boat bertenaga mesin dengan tekong pak Daud. Beliau orang yang selalu setia membawa kami apabila ada kegiatan weekend short escape mengunjungi pulau-pulau kecil di sekitar Batam.

Pulau Subang Mas sendiri masih bagian dari wilayah Kota Batam, meski lokasinya sangat dekat, hanya sekitar 30 menit dari Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, namun pulau ini masuk ke wilayah administratif Kecamatan Galang. Dari Jembatan Nara Singa atau jembatan 2 Barelang, jarak tempuh ke pulau ini membutuhkan waktu sekitar satu jam. Menuju ke sana, sembari pompong membelah lautan, kami disuguhi pemandangan pulau-pulau di kejauhan, dan bahkan melewati jalur mangrove lebat yang panjang dan indah. Negeri ini luar biasa indah sekali. Hanya mereka yang benar-benar mengerti melihat keindahannyalah yang pantas mengucapkan syukur tiada henti atas ciptaan Sang Creator Maha Sempurna ini. Siapa bilang Batam hanya pulau Batam daratan Bengkong, Batamcenter, dan Nagoya dengan segala problematika di dalamnya saja? BIG NO!!! Batam itu indah apabila kamu berani mengeksplorasi pulau-pulau kecil di luar kawasannya seperti yang kami lakukan ini.
SEJAUH mata memandang dari batu karang di Pantai Permata, Pulau Subang Mas.
Island hopping kali ini, kami lebih banyak menghabiskan waktu di Pantai Permata. Sebelum kapal mendekat ke kawasan pantai, saat kesepakatan menuju Pulau Subang Mas sebagai pulau yang pertama dikunjungi, saya sudah wanti-wanti ke rekan, khususnya kak Lina, supaya jangan turun di kawasan yang ada penduduknya. Melainkan langsung saja dibawa ke pantai putih dengan garis pantai yang panjang itu. Hampir saja pak Daud membawa kami turun ke kawasan yang berpenghuni, namun seketika kita minta, langsung turun di pantai saja. Dari kejauhan, Permata itu terlihat dengan sapaan khas zamrud khatulistiwa dengan air laut gradasi tiga warna: hijau pekat, toska dan bening dengan ujung garis putih pantai dan tumbuhan hijau khas pulau. Cuaca cerah hari itu membuat langit tampak biru dan putih menggaris di angkasa.Sempurna sekali, dan seketika itu kami jatuh cinta.

Seketika itu pula kami putuskan untuk  lebih lama di sana. Bahkan rekan Soleh di Pejalan Single mengungkapkan keinginannya, mendingan santai-santai di pulau ini saja. Tak usah island hop lagi saking ia jatuh cinta dengan pantai tersebut.

Dari kejauhan, garis pantai itu sangat panjang. Namun setelah dekat, ternyata areanya terbagi-bagi dengan dibatasi batu karang berbagai ukuran mulai dari kecil hingga besar. Kami sangat menikmati keindahannya, bahkan menjadikan beberapa tempatnya untuk bernarsis ria, mengabadikan berbagai sudut keindahan Pantai Permata itu.

Saat rekan lainnya berenang agak jauh ke laut, saya, Icha, Soleh, dan kak Lina mengeluarkan potluck. Duduk di atas batu di bawah pohon hijau yang teduh di pantai berpasir putih. Kenikmatan mana lagi yang kami dustakan? tidak ada. Apalagi ditambah semangkuk pop mie, aneka cemilan dan banyaknya jenis makanan. Ah Island hopping memang menjadi salah satu momen terindahku dalam mengecap berbagai warna perjalanan.

Selain menyajikan keindahan pantai dan bukit hijauh, Pulau Subang Mas ini juga merupakan salah satu pulau legenda di Batam. Dimana, di pulau ini terdapat makam Engku Putri Dahlia, putri kesayangan dari Raja Daik Lingga yang kecelakaan kapal karam bersama para panglimanya.

How To Get There
Hidden Paradise. Picture taken by Soleh Harahap
Sesuai judul yang saya buat, Pulau Subang Mas: Discover Hidden Paradise Inside Batam by Boat, tidak ada transportasi publik langsung ke pulau ini. Kalau pun ada, hanya dua kali sehari, yakni pagi dan sore dengan biaya Rp 60 ribu sekali jalan menggunakan kapal pompong melalui Pelabuhan Rakyat Telaga Punggur.

Kami sendiri menuju pulau ini, harus menyewa pompong seharga Rp 800 ribu melalui Jembatan Dua Barelang. Biaya tersebut sudah menjadi harga paten dengan langganan tekong, pak Daud yang ramah, yang selalu menjadi guide kami. Kami selalu siap dibawa ke pulau mana saja oleh beliau. Island hopping kali ini saja, yang tadinya rencana mengunjungi lima pulau dalam sehari, hanya terealisasi tiga pulau, yakni Pulau Subang Mas, Pulau Tunjung, dan Pulau Awi di kawasan Piayu Laut. Mengapa hanya tiga pulau? karena kami semua sudah terpesona dengan keindahan Pantai Permata di Pulau Subang Mas, jadi lebih banyak waktu dihabiskan disana.

Bagi kamu yang tertarik mengunjungi pulau ini atau pulau-pulau di sekitar Batam, drop saja pertanyaan di komentar atau kirim email (ada di Informasi) dengan subjek: Island Hopping Batam. ***