Latest Posts
Paket Hoka Suka Eby Furai di HokBen jadi menu kesukaan. Duuh kangen makan ini lagi.
TIGA bulan saya hidup di Jakarta. Selama sekitar 90 hari itu juga, saya berkenalan dengan aneka jenis kuliner baru yang tak kutemui di Batam. Ada beberapa tempat makan yang saya kunjungi berulang-ulang hanya untuk menikmati satu menunya. Ada juga hanya sekali mengunjungi tempat makan itu, lalu tak pernah kembali lagi.

Selain rasa, penyajian dan kebersihan menjadi kriteria yang saya pertimbangkan kala menikmati makanan dan minuman. Tak peduli di warung tenda, pusat jajanan kaki lima, di pusat pasar, di restoran berkelas, atau di restoran hotel, kriteria itu selalu saya pegang teguh.

Ada satu restoran yang sering saya kunjungi kala berada di Ibu Kota Negara ini, yakni Hoka-Hoka Bento atau yang kini dikenal dengan Hokben Restaurant. Ini menjadi restoran cepat saji tertua di Jakarta. Restoran ini ada pertama kali, saya belum lahir sik.
Hokben di PIM 1
Penyajian makanan di HokBen ini, membuatku bernostalgia ke musim gugur 2015 lalu di Osaka, Jepang. Dua hari di sana, saya selalu menikmati makan siang ala bento. Sangat mudah mendapatkan makanan ini di sana, baik di Shin-Imamiya, atau juga di Umeda-Shi.

Kalau di Osaka, beli bentonya di warung pinggir jalan, lantas makan di taman, bersama para pekerja kantoran yang juga menikmati makan siangnya, nah kalau di Jakarta, saya membelinya di restoran Hokben langsung atau pesan lewat aplikasi.

Pertemuan pertamaku dengan Hokben ini ketika cuci mata di Pondok Indah Mall (PIM 1). Niatnya sih mau beli Water Bank Mineral untuk semprot muka dari salah satu merek kosmetik hits dari Korea Selatan. Karena memang adanya cuma di mall itu. Mengisi waktu menghindari rush hour, keliling-keliling dong di mall itu, lihat-lihat diskon di H&M, bandingin harga sepatu di Docmart, lalu turun ke Metro. Eh kok lapar? naik ke lantai atas, dari sebelah kiri eskalator, terpampanglah nyata Hokben. Ya sudah deh, makan dimari aja.
 
Antri, mengikuti orang-orang yang antri, lihat daftar yang terpampang, mataku tertuju pada menu baru dari resto cepat saji khas Jepang itu. Ada tiga menu paket pilihan yang disajikan, yakni:
  •   Hoka Suka 1
Menu ini terdiri dari tiga tusuk Yakitori Grilled yang disajikan lengkap dengan nasi, sambel kentang kering, acar kuning, serta sambal Indonesia.
  • Hoka Suka 2
Memadukan empat menu udang Ebi Furai yang dilengkapi nasi dengan kentang kering,acar kuning, serta sambal Indonesia.
  • Hoka Suka 3
Menu ini mengombinasikan seporsi Chicken Katsu yang didampingi nasidengan kentang kering, acar kuning, serta sambal Indonesia.
Paket Hoka Suka Chicken Katsu.Enak juga
Karena lagi pengen makan udang, saya pun memesan paket Hoka Suka 2. Kirain sambelnya cuma satu pilihan. Eh si staf menanyakan "Sambalnya mau pilih apa bu? ada tiga pilihan yakni sambal matah dari Bali, sambal bawang dari Jawa, dan sambal hijau dari Padang," ujarnya.
Aneka pilihan sambal khas Indonesia di HokBen. Untuk menu lain selain Hoka Suka, sambal ini bisa dibeli seharga Rp 5 ribu per bungkus. Seuprit sik ya.

Kaget dong. Ha? menu Jepang tapi kok ada sambal Indonesia? Bayar biaya tambahan lagi untuk sambal?- si staf jawab, itu sudah termasuk ke paket Hoka Suka.

Jadi ternyata, paket Hoka Suka ini adalah paket terbaru Hokben yang menyajikan menu bento dengan menyatukan aneka kondimen khas Indonesia, seperti sambal, kentang kering, dan acar kuning. Cocok di lidah? Setelah saya nikmatin sendiri, ternyata makanan Jepang cocok dengan kondimen Indonesia sik. Enak.
Paket Hoka Suka Yakitori. Sate ayam sik yak.
Emang dasar Bento itu kering yah. Supaya agak berkuah dikit, saya pun memesan juga shrimp dumpling soup seharga Rp 17.273. Suka sama dumplingnya.

Pulang dengan hati kenyang. Lalu dalam hati, bakal kembali lagi deh untuk coba menu lainnya. Sekejap itu saya jatuh cinta ama Hokben.

Benar saja, minggu berikutnya, kelaparan usai meliput sidang terorisme dengan terdakwa mantan pejabat di Batam, yang diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, lantas mencari lokasi makan terdekat dengan bantuan aplikasi Zomato, terpilihlah Mall Taman Anggrek, pusat perbelanjaan terdekat. Di aplikasi itu, hal yang terlihat pertama adalah Hokben.

Kelaperan, ya sudah!!! jadilah saya memilih kembali ke Hokben. Di sana, saking kelaperannya, dan mata sudah berkunang-kunang, saat staf resto menyebutkan ada paket baru, yakni tiga paket Hoka Suka, terang saja, memotong penjelasannya mengenai paket baru tersebut, saya langsung pesan Paket Hoka Suka 3 yang ada chicken katsunya. Si staf pun berhenti, mengambil menu paket, lantas memberikannya kepadaku.

Tak butuh berapa lama, setelah saya memilih tempat duduk, lantas kaya tyrex dilepas, sekejap saja itu menu ludes saya makan. Apa karena lapar, atau karena memang menunya enak banget, entahlah tapi yang jelas kala malas keluar mess sehabis pulang kantor, saya memesan menu itu lewat aplikasi kembali dan rasanya selalu sukses membuatku doyan lagi. hahaha _Rakus_

*33 Tahun Hokben di Indonesia
Tahukah kamu guys, Hokben ini dulunya dikenal dengan Hoka Hoka Bento. Meski restorannya bergaya Jepang, tapiiiiiiii restoran ini mutlak milik warga Indonesia. Nggak ada darah Jepang sama sekali. Dan tahukah kamu? usianya lebih tua dari umurku juga. Sudah 33 tahun ini restoran hadir di Indonesia, tepatnya di Jakarta pada 18 April 1985 di bawah PT Eka Bogainti.

Saat ini, restoran ini sudah memiliki 145 gerai yang tersebar di Jawa dan Bali saja. Layanan HokBen terdiri dari makan di tempat (Dine-in), pesanan dibawa pulang (Take Away), HokBen Delivery melalui 1 500 505 atau melalui pesan online di www.hokben.co.id, dan HokBenApps yang tersedia di Google Playstore & Apple Store, pesanan melalui kendaraan lewat (Drive Thru), acara ulang tahun (Birthday Party), serta pesanan dalam jumlah besar (Large Order).

Kepala Komunikasi Marketing Grup Hokben, mba Francisca Lucky pernah bilang ke saya, HokBen sebagai pelopor makanan bergaya Jepang di Indonesia terus berinovasi menghadirkan produk dan layanan berkualitas bagi para pelanggan setianya. “Tingginya minat masyarakat Indonesia yang gemar akan makanan pedas,mendorong HokBen untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan tiga pilihan Sambal Indonesia. Terbuat dari bahan baku berkualitas dan bumbu pilihan Hoka Suka ini merupakan perpaduan apik antara cita rasa khas Jepang dan Indonesia," ujarnya.
Paket HokBen klo dipesan via aplikasi online. Bagus ya kemasannya.
Mengenai harga, Hokben ini standard kok untuk ukuran makanan cepat saji, mulai Rp 15 ribu- sampai 58 ribuan sudah termasuk pajak. Oh ya jadi ingat, dulu bang Ahmadi, rekan kerja saya menitipkan kartu e-Flazz dan voucer Hokben senilai Rp 100 ribu, lalu itu voucer kemana???? sumpah lupa pakai selama di sana. hiks.. Padahal udah bisa dapat dua porsi menu HokBen. bye!!!
JAKARTA History Museum. Picture taken by RO Photograhphy
BATAVIA Stadhuis, atau Balai Kota Batavia. Bangunan tua bercat putih dengan pintu tinggi ini menjadi salah satu penanda bahwa Jakarta, ibu kota negeri ini, pernah menjadi pusat pemerintahan Ducth East Indies (Indonesia kini) di masa penjajahan kolonial Belanda mulai tahun 1710. Kala itu, kolonial dipimpin Gubernur Jenderal Joan van Hoorn.

Ini kunjungan kali ke-2 bagiku ke tempat wisata yang kini lebih dikenal dengan sebutan Kota Tua yang terletak di Jakarta Pusat ini, Jumat (6/4) lalu. Kunjungan pertama, jalan bareng nyokap, adek, dan abang. Kami tak masuk ke museumnya karena sudah sudah sore. Cukup menikmati bagian luarnya saja. Nah, kunjungan kedua ini, janjian bersama kenalan baru, Ricky, kami memilih mengeksplorasi bangunan yang kini menjadi Museum Sejarah Jakarta ini.
KAWASAN Kota Tua. Picture taken by me/CatatanTraveler
Masuk melalui pintu samping dengan membayar tiket masuk Rp 5 ribu per orang,  pengunjung diberi kebebasan mengunjungi setiap ruangannya. Dimulai dari ruang persegi yang kerap kali digunakan sebagai atrium pameran, pengunjung akan diajak ke bagian taman tengah di bagian dalam gedung. Dari taman tengah itu, ada berbagai pintu pilihan. Mulai dari pintu teater, jajanan pasar, hingga pintu utama museum yang dibawahnya ada lorong dengan empat ruang penjara bawah tanah.

Bangunan ini sangat luas, terdiri dari puluhan ruangan, mulai dari ruang bawah tanah hingga lantai dua. Pengelola museum masih mempertahankan desain interior dan perabot yang ada di dalamnya.

Memasuki gedung ini, seolah dibawa kembali ke masa lalu, dimana Indonesia dijajah berabad-abad oleh satu negara di daratan Eropa, di bawah pimpinan Ratu Wilhelmina from The Netherlands.

Ada beberapa hal unik yang saya temukan kala memasuki museum ini. Salah satunya, lukisan seorang perempuan bule dengan busana zaman klasik. Di depan lukisan, ada informasi, bahwa perempuan tersebut bernama Petronella Willhelmina van Hoorn. Dia merupakan putri dari Gubernur Batavia, Joan van Hoorn.
Lukisan Petronella Willhelmina van Hoorn di Museum Sejarah Jakarta.

SI CatatanTraveler di salah satu ruang museum. Picture taken by RO Photography.
Kenapa kenangan tentang dia ada dalam museum itu? Karena ia menjadi salah satu yang meletakkan batu pertama pembangunan Stadhuis yang berada persis di samping Museum Wayang, bekas gereja tua Old Dutch Church atau Oude Hollandse Kerk. Pada saat peletakan batu pertama itu, usia Wilhellmina masih delapan tahun. Dan berdirinya bangunan itu hingga sekarang, tak lepas juga dari campur tangannya kala ia kembali ke Belanda, negeri leluhurnya. Kepada pemerintahan Abraham van Riebeeck, ia juga yang turut andil dalam pelestarian bangunan dan taman kawasan Stadhuis ini, dibantu suami keduanya, Lubbert Adolf Torck. _Thanks to her_

Saya nggak akan bahas mendalam mengenai sejarahnya dulu deh, Ntaran aja di postingan selanjutnya, termasuk pengalaman saya yang lagi asyik-asyiknya menikmati setiap abjad dan alfabet berbaris kalimat mengenai informasi sejarah, tiba-tiba si Ricky ngaku indigo. What the....

Bangunan ini dijadikan menjadi tempat wisata, dan museum sejarah Kota Jakarta, pada masa pemerintahan Gubernur almarhum Ali Sadikin pada 1974. Di museum ini, terdata lebih dari 20 ribu barang dipajang, yang berkaitan dengan sejarah Batavia zaman dulu, mulai dari senjata, prasasti, lukisan, sketsa, litografi, mebel, perhiasan pernikahan Betawi, hingga alat cetak kue berbahan kayu.
HASIL peninggalan berupa alat cetak kue satu berbahan kayu.
Oh ya, berbicara mengenai kue, ada satu kue khas yang selalu ada dalam setiap perayaan warga Indonesia. Dan kue itu adalah peninggalan penjajahan Belanda di bumi Indonesia. Mau tahu apa? Kue Nastar.

Kue Nastar. source: country view market.
Yap, kue nastar. Kue lezat, yang selalu ada dalam setiap perayaan, khususnya Natal dan tahun baru bagiku ini berasal dari Belanda. Berasal dari kata Ananas dan Tart, yang artinya kue berbalut nenas alias kue nastar yang kita kenal kini. Dan itulah salah satu pengaruh penjajahan kolonial di bumi Indonesia di bidang kuliner yang masih populer hingga kini. Haha _Ujung-ujungnya lari ke kue_

Meski selalu identik menjadi sajian dalam setiap perayaan Lebaran, Natal, atau tahun baru, tapi kue ini memiliki banyak penikmatnya di hari-hari biasa. Tak heran, kini banyak usaha yang menjual penganan yang masuk ke kelompok kue kering ini. Kue ini terkenal dengan rasa gurih dengan bahan slei nanas yang manis di tengahnya.

Melihat kesukaan masyarakat terhadap kue ini, maka tidak ada salahnya untuk menjadikan jenis kue ini sebagai usaha kuliner. Kakak saya sendiri termasuk pebisnis kue nastar ini. Ia menjualnya dengan harga premium, karena memang bahan-bahan dasarnya ia buat premium. Ini menjadi salah satu usahanya di rumah, sejak ia berhenti dari kantor tempatnya bekerja, dan kini fulltime menjadi ibu rumah tangga dan istri yang baik sambil menjalankan bisnis dari rumah.

Saya ada pertanyaan, Ketika Anda akan membuat usaha untuk menjual kue nastar ini, Apa saja tips yang harus diperhatikan supaya bisnis ini panjang, punya prospek yang cerah? Berikut tipsnya dari kakak saya:
  1. Perhatikan modal yang dibutuhkan, harus sesuai dengan jumlah atau banyaknya paket kue yang akan dijual. Jangan lebih besar modal dari hasil penjualan.
  2. Pelajari pasar untuk cara penjualan. Bisa memilih apakah mulut by mulut atau offline, online by sosial media, platform e-commerce, atau titip katering dan ke berbagai toko kue. Pilih yang menurut Anda nyaman.
  3. Pilih promosi yang tepat. Ketika akan membuka usaha kue ini juga harus memperhatikan promosi yang akan dilakukan. Pilihlah promosi yang terbaik baik itu menggunakan sistem online atau offline. Misalnya berpromosi menggunakan banner, selebaran, atau bisa menggunakan dengan iklan di internet. Sehingga akan mempunyai lebih banyak peminat karena pasar yang lebih luas apabila bisa untuk menggunakan promosi yang tepat.
  4. Perhatikan kekonsistenan kualitas dan rasa kue. Kekonsistenan akan membuat para pelanggan dan penikmat kue nggak akan berpaling.  Kadang masyarakat Indonesia, mentang-mentang laku keras, komposisi bahan dikurangin. Jangan!!! tetaplah pada porsi komposisi adonan untuk mempertahankan cita rasa. Dengan begitu, branding dan kredibilitas usaha Anda mengenai penjualan kue nastar ini akan tetap kuat.
Look out from the inside of Jakarta History Museum.
Dari Kota Tua di Jakarta Pusat, mempelajari langsung perjalanan sejarah penjajahan Belanda di Negeri ini khususnya di Batavia hingga peninggalan kulinernya yang kini bisa kita nikmati dan dapatkan dengan mudah, yakni kue nastar, saya cuma mau bilang: Kalau jalan-jalan ke tempat wisata mana pun, jangan lupa kulineran.  _Teteup ujung-ujungnya makanan mulu.hahaha_
TIDUR itu bukan hanya istirahat saja, melainkan suatu proses yang harus dilalui dalam proses pertumbuhan dan meregenerasi sel tubuh dan kulit kita.

Hal ini yang diungkapkan  Mukti Argo Pambudi, Branch Manager  Serta, Matras Nomor 1 Berkualitas dari Amerika di Indonesia saat acara Gathering Serta di Living Soul, Plaza Indonesia, 21 Maret 2018.


Lha kok bisa kamu hadir Chay? Yap!!! Kebetulan saya lagi di Jakarta. Ada ajakan dari mak Ucil, anggota Blogger dari Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB), maka saya pun mengajukan diri ikut, dan di accepted. Horeeee!!!

Everything happen for a reasons. Ya, i do agree with that quote. Saya ikut di gathering ini, bisa saja menjadi jalan sembuh bagi insomnia yang sudah saya lalui lebih dari tiga tahun belakangan. Saya sudah berjuang untuk itu selama ini. Membeli masker tidur, mencoba menjauhkan hobbi nonton drama Korea, menjauhkan ponsel dari jangkauan. Namun, tetap saja tak bisa tidur. Setiap memejamkan mata, pikiran selalu berkecamuk. Random.

Kerap kali menangis. Kok bisa sik saya masih melek padahal orang-orang sudah terlelap dan bahkan bermimpi lebih dari lima tema bahkan? Kok bisa sik ini sudah dini hari saya nggak bisa tidur? Sering, saya bisa tidur setelah adzan subuh dari masjid di depan rumah berkumandang. _tears_

Mukti memberikan penjelasan mengenai tidur yang nyaman.
Dan mendengar pernyataan langsung dari om Mukti itu, bahwa tidur bukan hanya istirahat melainkan proses... Itu jelas sekali menampar kembali semangatku untuk sembuh dari  Insomnia.

"Healthy lifestyle itu bisa dilihat dari tiga komponen, yakni Sleeping, Meal, and Sport," jelas om Mukti.

Benar banget. Saat ini banyak orang Indonesia take it for granted. Khususnya sleeping atau tidur neh. Tidur ini sangat penting bagi kesehatan. 1/3 dari hidup kita itu adalah tidur. Lantas bagaimana mengatur pola tidur yang baik? _Dengarkan ini hai pejuang insomnia!!!_

"Di dalam Serta, sesuai tagline-nya, membuat matras terbaik di dunia, tidur itu selain dipenuhi keinginan daging sendiri, juga harus memenuhi unsur kenyamanan ruangan, ambiance, matras, dan juga lampu. Good sleep on your mattress," jelas om Mukti.

Ada tiga pengaruh, orang bisa tidur, yakni Waktu, Kenyamanan, dan Cuaca. Tahukah kamu guys? Tidur itu sangat penting untuk tubuh kita. Kurang tidur akan membuat orang kecelakaan, jatuh, dan bahkan menurunkan daya ingat. Terparah, merusak konsentrasi. Untuk inilah Serta menghadirkan matras modern dengan bahan berkualitas dan nyaman, yang bisa menghasilkan Good Sleep, Good day, and Good Life.


Menikmati tidur berkualitas, matras yang berkantor pusat di Hoffman States, Illinois, Amerika Serikat ini telah mengadakan penelitian cara tidur. Dari hasil penelitian ini, ada dua karakter tidur, yakni Back Sleeper (tidur lurus) dan Side Sleeper (tidur samping), serta gabugan dari dua-duanya.  Dalam proses tidur, om Mukti menjelaskan orang akan jujur pada dirinya sendiri. Dimana, mereka akan mencari posisi ternyamannya saat tidur. "Nah dari comfort zone inilah Serta menciptakan suasana tidur ternyaman bagi penggunanya," jelas Om Mukti.

- Menikmati Proses Tidur

Sesi HypnoTherapy bersama mbak Diana Elsa Voni
Ada beberapa tahapan proses yang harus kita lalui saat tidur:
  • Light Sleep Transition
  • Stage Transition from light sleep to deep sleep
  • Stage Deep Sleep (Pada fase ini, tubuh akan me-restore physical healt. Di sini, proses regenerasi kulit kita diperbaharui dan diperbaiki)
  • Rapid Eyes Movement (Pada fase ini, segala kesedihan, masalah, atau apa pun yang terjadi di belakang hari akan diperbaiki. Makanya REM ini disebut sebagai stage with restores mental and emotional healt).
Lantas bagaimana kita yang kesulitan tidur mengatasi itu semua? Matras yang nyama tak melulu membuat orang gampang tidur. Keadaan diri, kondisi mental, dan kebutuhan nutrisi tubuh berpengaruh juga.

Fokus menggunakan bandul.
Bersyukur banget, dalam gathering Serta ini, Living Soul juga menghadirkan terapis mbak Diana Elsa Voni. Sang yogi berhijab ini memberikan praktik langsung bagaimana menjalani tidur yang teratur dan melepaskan penderitaan insomnia.

Momen ini jelas tak saya sia-siakan. Mbak Diana memberikan cara tidur ala hypnotherapy dengan bantuan pendulum yang bentuknya kece.

"Pendulum ini akan membuat kita fokus pada tujuan yang hendak dicapai. Pendulum ini bukan sihir, melainkan media fokus bagi kita untuk relaksasi sebelum tidur," Diana Ela Voni

Tak hanya terapi, di gathering ini juga menghadirkan nutrisionist yang ramah, Alvin Hartanto. Ia seorang pria yang tersohor di Instagram berkat pola hidup sehatnya dan keramahannya dalam membalas satu persatu pertanyaan followersnya yang berkeinginan mengikuti pola hidup sehatnya.

Istirahat otak akan meningkatkan kreatifitas. 

Begitu yang Alvin ungkapkan. Menurutnya, tidur menjadi cara terbaik untuk meningkatkan kreatifitas. "Saya selalu minta, kala saya tidur, jangan pernah dibangunin. Biarkan saya bangun sendiri. Karena tidur, mempunya waktunya sendiri. Saat tubuh siap untuk bangun, maka ia bangun sendiri," jelasnya.



Berikut manfaat tidur ala Alvin Hartanto:

  1. Mengistirahatkan otak akan meningkatkan kreatifitas
  2. Mengurangi stres
  3. Mengistirahatkan fisik (otot, sendi, dan tulang)
  4. Detoksifikasi (mengistirahatkan organ)
  5. Meningkatkan hormon tubuh
  6. Meremajakan sel-sel tubuh
  7. Memberikan efek self healing
Namun, selain tidur, orang-orang juga perlu memperhatikan pola nutrisi dan gaya hidupnya.

How to maintain healt? eat just natural food, olahraga 2 sampai 3 kali seminggu, sleep, and repeat. Mengenai makanan, jangan pakai mecin. Mecin membuat kadar garam dan air dalam tubuh meningkat

Tips mengenal tubuh dengan baik, Alvin juga mengemukakan, di badan setiap orang itu memiliki kebutuhan kalorinya masing-masing. Demikian juga dengan berolahraga, yang perlu dilakukan itu adalah rajin menggerakkan tubuh dan konsisten.


"Segala sesuatu yang berlebihan itu nggak bagus. Uang bisa dicari tapi kesehatan nggak bisa dibeli"
Oh my God Alvin, ini benar banget.. hiks. 
Thankyou Alvin.
Bagi yang insomnia seperti saya, berikut bahaya kurang tidur yang wajib kita waspadai:

  • Menaikkan hormon leptin yang bisa meningkatkan nafsu makan.
  • Menaikkan kadar kolesterol
  • Metabolisme tubuh melambat
  • Tidak fit dan gampang lelah
  • Gampang sakit
  • Menurunnya produktifitas sex
  • Menaikkan berat badan.
Nah, bagaimana mengatasinya? berikut tipsnya supaya bisa tidur cepat:
  • Hindari cafein di atas pukul 16.00 WIB
  • Mandi air hangat untuk efek relaksasi
  • Pilih suhu ruang yang tepat
  • Hindari olahraga malam hari (Padahal ini yang sering saya lakukan)
  • Hindari blue light dari ponsel
  • Saat hendak tidur, pastikan 100 persen lampu padam.
Usai mengikuti The Essentials of Healthy Lifestyle ini, bertanya dan curhat langsung ke pakarnya di hadapan para rekan-rekan blogger KEB, saya langsung menyadari betapa rusaknya gaya hidup, gaya makan, dan hancurnya waktu tidur yang saya lalui.  Di dalam hati saya berjanji: BERSAMA SERTA AKU MELEPASKAN INSOMNIA. Dan malam usai acara itu, saya berhasil tidur pukul 12.40 am. Suatu kemajuan luar biasa dimana hari sebelumya saya tidur pukul 04.35 pagi. Terimakasih buat Serta, Living Soul Plaza Indonesia, KEB, dan semuanya. Gathering ini sangat bermanfaat bagiku untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

PS. Setelah sesi terapi dan konsultasi itu,saat itu juga kuputuskan untuk bertarung melawan insomniaku. Saya ingin hidup lebih lama. ***


- Hal Penting Wajib Kamu Tahu Tentang Serta

"Untuk menjawab ini, Serta brand Amerika yang tenar di Eropa dan kini merambah Asia menjawab kebutuhan tidur dengan menghadirkan matras yang devoted to comfort, innovatif, dan juga mengandalkan kualitas. Ini suara konsumen yang selalu kita dengar," jelas om Mukti.

Terbukti memang. Brand ini telah mendapatkan penghargaan Woman Choice Award di Amerika dari mulai tahun 2014 sampai 2017 lalu.

Betapa tidak, matras ini terdiri dari dua bagian yakni comfort and support yang menyesuaikan tujuh zona tubuh manusia. Materialnya terbuat dari matress pabric dengan luxurious belgium knit dengan desain jumbo. Bahan pencipta rasa nyaman sendiri terdiri dari wool, latex dan memory foam yang sudah dilengkapi teknologi Dynamic Cooling System.

Dengan bahan ini, matras Serta ini pure health dan anti kuman.

Living Soul di Plaza Indonesia, Jakarta.

Nah, bagi kamu-kamu yang ingin mendapatkan aneka jenis produk ini, bisa langsung mengunjungi showroomnya di Living Soul di lantai 3, Plaza Indonesia. Bisa juga mengunjungi akun Instagramnya di Serta Mattress ID





Pantai Semeti. Source: Lombok Bulan Madu.
SAAT ini, kita hidup di era dimana sosial media lebih eksis daripada kehidupan nyata. Apa-apa, orang menyaksikan ke-eksis-an seseorang lainnya, dari sana. Dari Instagram salah satunya.

Netizen zaman now telah menjadikan itu IG menjadi sebuah keharusan, mini blog tempat berbagi aktivitas hidup keseharian. Melalui socmed yang telah diakuisisi Facebook itu, mereka eh termasuk saya deh, dapat menandai berbagai aktifitas mulai dari kehidupan sehari-hari, bahkan ladang curhat untuk diperhatikan gebetan juga bisa, dan juga ketika berkunjung ke berbagai destinasi menarik, baik di Indonesia maupun luar negeri.

Nah, khusus unggahan foto mengenai pengalaman perjalanan para traveler ditambah catatan informatif pada captionnya, bisa mendapatkan apresiasi positif dari para followers masing-masing. Jadinya, ada kepuasan tersendiri yang kita rasakan setelah mengunggahnya. _Pamer yang informatif itu penting sik ya, asal jangan pamer selfie monyongin bibir mulu. hahaha_ 

Nah, mengenai cerita seputar perjalanan, saya ingin berbagi catatan traveler bagi kamu-kamu penggiat sosial media yang ingin berlibur ke Lombok, salah satu kawasan di timur Indonesia. Lumayan deh menambah koleksi pemandangan indah di laman Instagram kalian.

Berikut empat tempat wisata Instagramable wajib kunjung di tempat wisata yang kini booming di seantaro dunia: 

  • Lingkoq Datu Pantai Penyisok
Sumber: beautifullombok . com
Di kawasan wisata ini,  kita bisa menyaksikan hamparan luas laut biru dari tebing batu yang menjulur. Ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk menikmati kemegahan alam.

Di kejauhan, hamparan padang savana terlihat sangat mengagumkan. Pemandangan yang sangat indah ini hanya bisa ditemukan di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.

Mencapai lokasi tersebut memang tidak mudah. Tak ada tranportasi publik. Kita harus menaklukkan bebatuan yang terjal dan ladang penduduk. Namun percayalah setelah tiba di sana nanti, kita akan dipuaskan dengan potret keindahan alam yang Tuhan ciptakan di sana.
  • Jembatan Gantung Kuno 
Jembatan gantung gerung. Sumber: Sapijalanjalan
Di antara Dusun Kelebut dan Nyurlembang di daerah Gerung, Lombok Barat, ada sebuah jembatan tua. Jembatan ini telah berdiri sejak 1932. Tak heran, konstruksinya terlihat sangat kuno, meski begitu, cukup kuat untuk digunakan sebagai tempat penyeberangan.
Berada di ketinggian 100 meter dari permukaan sungai, jembatan ini sebenarnya sangat menarik. Bagaimana tidak, besi padat yang digunakan untuk rangka jembatan ini, diimpor langsung dari Australia. Sementara itu, para pekerja yang membangun adalah warga transmigran dari Jawa.

Di daerah Lombok Timur, jembatan ini sangat berperan dalam menghubungkan satu tempat dan tempat lainnya karena jalanan utama belum ada. Kini, Jembatan Gantung Kuno lebih banyak digunakan untuk penyeberangan sepeda. Setiap sore, ada banyak anak muda yang nongkrong sambil menghabiskan waktu di sekitar area jembatan. Cocok banget mengabadikan suasananya untuk akun Instagrammu.
  • Pantai Semeti (foto di atas)
Anda boleh terpesona dengan keindahan Pantai Semeti yang bernuansa seperti di planet lain. Karang berbatu yang terukir dengan sangat rapi ini tampak runcing dan berlapis-lapis. Ada beberapa karang yang berdiri tegak di permukaan laut. Salah satunya bahkan tampak seperti piramida.
Untuk mencapai tempat ini, kita harus melewati tebing yang cukup terjal setinggi 20 meter. Namun, saat berhasil tiba dan melihat ke balik karang,pasti akan terkejut karena keindahan alam yang tiada tara benar-benar nyata di depan mata.
  • Tanjung Poki 
Sumber: Hello Lombok
Menuju ke sini, siapkan mental sekaligus bawa baju ganti ya. Bukan kenapa, kawasan ini merupakan tebing dengan intensitas ombak yang sangat kuat, mampu memecah karang dan berbalik dengan sangat cepat.

Arus Tanjung Poki ini memang sangat deras sehingga menyebabkan hempasan yang kuat yang bisa mencapai 10 meter.

Dilengkapi dengan tebing karang yang indah di sekitarnya, suasana di tempat ini menjadi semakin eksotis. Sebagai kenang-kenangan, Anda harus mencoba mendapatkan foto ombak yang sangat tinggi dan besar serta berbuih berusaha menggapai daratan. 

Namun, berhati-hatilah supaya tidak basah karena percikan air laut. Patuhi pula aturan untuk tidak berenang di kawasan pantai meskipun terlihat sangat menggoda.

Dari empat tempat wisata wajib kunjung itu, sebenarnya masih banyak tempat wisata yang cantik dan elok di Lombok untuk diabadikan lewat lensa kamera.

Untuk itu, Anda harus merancang perjalanan wisata beberapa hari ke sana deh. Spending time 7 hari bisalah. Nggak perlu khawatir nggak dapat penginapan layak, karena kini, sudah banyak bertebaran hotel murah di sana.

Kamar nyaman dari Airy Rooms
Beruntungnya, hotel berjaringan dari Airy Rooms pun sudah ada di Lombok. Sama seperti jaringannya di berbagai kawasan di Indonesia, di Lombok, Airy Rooms pun menawarkan jaminan yang menarik dan memuaskan, khususnya bagi Anda yang berwisata dengan bujet terbatas.

Trus gimana kak mengenai pembayaran kalau kita booking dari luar daerah Lombok? Sangat aman dan mudah. Untuk pembayaran, cukup menggunakan metode transfer atau menggunakan kartu kredit. Sangat praktis dan rekomended banget ya guys!!! ***
Colorful Casio Calculator, dibawa traveling oke, dipakai belanja ke pasar juga oke. 

WEEKEND selalu saya habiskan mengunjungi rumah adik di kawasan Jakarta Timur. Ya, selama tiga bulan ke depan, saya, sementara akan menjadi warga Jakarta yang baik demi tugas mulia, pelatihan mewakili kantor dari Batam.

Momen libur Imlek tahun inikan long weekend banget, maka jadilah saya isi dengan kesempatan positif, memperbanyak silaturahmi dengan adik sendiri. Ya iyalah ya, sudah berapa tahun kami jauh-jauhan. Dimulai saat saya kuliah di Medan, doi kuliah di Bogor, dan adik yang paling bungsu kuliah di Bandung. Kami jarang banget bertatap muka. Paling sekali setahun, itu pun kala libur Natal dan Tahun Baru tiba.

Nah, setelah bekerja pun, kami tetap berjauhan. Saya sebenarnya di Batam, dan dia bersama adik bungsu bekerja di Jakarta. Jadi ya mumpung di Jakarta, ya mumpung weekend, saya selalu menemui mereka. Weekend sering kali kami isi dengan hang out bareng, nonton bareng, ibadah bareng kala Hari Minggu tiba, atau bahkan bonding time at home when nothing to do. Ah pokoknya, this once little things i do to boost my mood and productivity.

Sabtu kemarin, ceritanya saya lagi pada malas beraktivitas. Kemarinnya pun, saat hari H Imlek, saya memilih tinggal di rumah kala kedua adik dan adik ipar jalan bareng, nonton film terbaru keluaran Marvel. Saya merasa lelah setelah tiga hari sebelumnya tugas luar ke Bandung, melakukan penjelajahan dan offroad ke Gunung Putri Lembang. Badan rasanya rontok semua. Jadi saya memilih istirahat.

Tiba-tiba Qim, adik saya yang paling bungsu bilang "Masak mie gomak yuk (mie gomak = penganan khas Batak, sering disebut spagetti Batak. Bisa dimasak kuah, bisa juga digoreng dengan bumbu khas Andaliman. Adanya cuma di Toba). Sontak saya bersemangat dan langsung bangun dari tempat tidur. "Ayo".
Jiah, tapi bumbunya belum lengkap di kulkas. Maka jadilah kami,  berdua dengan Qim berangkat ke pasar Duren Sawit. Biar cepat dan nggak macet di jalan, kami memilih bawa motor. Qim yang bonceng saya. Pokoknya, saya mendadak bahagia dan produktif banget deh setiap turun ke pasar.

Di pasar, kami langsung membeli bumbu sekaligus belanja aneka sayur, stok mereka untuk satu minggu ke depan. Khusus bumbu mie gomak, kami beli sayur sawi putih, cabe merah keriting, cabe rawit merah, bawang putih, bawang merah, andaliman atau Sichuan pepper, dan daun bawang dalam satu kios. "Sudah itu saja. Hitung deh mbak," ujarku.

Lalu si mbak penjual pun mencatat harga-harga bumbu yang saya beli di kertas, lantas menghitungnya sembari melayani pertanyaan pembeli lainnya. Ia sedikit kebingungan menjumlahkan harga aneka bumbu yang saya beli. Saya pun menyodorkan diri untuk menghitungnya. Kebetulan, selain membawa ponsel, saya juga turut membawa kalkulator Casio seri SL-310UC-LB.

Kalkulator Casio milik saya ini lucu banget sih, selain bentuknya yang mungil hanya 8.4x70.0x118.0 mm, betuknya juga friendly banget di tangan, didukung warnanya yang colorful banget, light blue. Warna kesukaanku banget.
Saya pun mulai menghitung dengan menekan tuts angka 10 digit di kalkulator. Rp 15.000 + 3.000 + 8.000 + 8.000 + 30.000 + 12.000 + 6.000 = 82.000. "Totalnya Rp 82 ribu semua mbak. Rp 80 ribu saja ya? kurang Rp 2 ribu nggak rugi kan?" pintaku. _Ya namanya juga perempuan sih. Nggak nawar di pasar itu kok kaya nggak sah gitu ya? Maka jadilah saya memakai jurus tawar, dan berhasil. si mbaknya sambil senyum tipis gitu pun mengiyakan. Horeee_

Selesai belanja dari kios tersebut, kami pun mengunjungi beberapa kios lagi untuk membeli sayur, ikan laut, dan beberapa cairan pembersih lantai.

Paling senang dan bahagia memang kalau sudah turun ke pasar. Selain menemukan berbagai kebutuhan dapur, yang paling seru dan menyenangkan di pasar itu, bisa berinteraksi dengan para pedagang, melihat mimik mereka kala sepi pembeli, kala menawarkan barang dagangannya. Pokoknya merasakan banget deh makna sebenarnya dari pasar itu apa.
Berinteraksi dengan cuma membayar barang belanjaan, lalu tawar menawar dengan penjual tak melulu menjadi kegiatan mutlak di pasar. Membantu mereka  menghitung total belanja di kiosnya pun menjadi bagian produktifitas bagi saya. Untung ada casio calculator yang saya bawa, membantu si mba pedagang menghitung belanjaan dengan kalkulator kece kaya Casio, hasil teknologi ciptaan Insinyur Jepang, Tadao Kashio-san ini, waaah it's so Little Things to Boost my Mood & Productivity again deh hari itu.



Berasa jadi wanita seutuhnya gitu loh. Bisa menjalankan ragam profesi sesuai kebutuhan. Kalau hari itu, saya merasa mendadak menjadi rangkap profesi, yakni perempuan mandiri nan cerdas serta manajer keuangan yang helpful (Uhhuk puji diri banget), ngitung-ngitung total belanjaan sekaligus bantu si mbak penjual. Ya sudah yuk mari kita pulang!!! Tak sabar menunggu mie gomak matang untuk disantap segera. ***

Tentang Casio dan Alasan Wajib Memilikinya

Mungkin banyak kalian berpikir "Kok si Chaya bisa-bisanya bawa kalkulator ke pasar? Kan ada aplikasi kalkulator di ponsel. Ribet amat?

Honestly guys, kemana pun saya pergi, saya selalu bawa kalkulator.  Sebelum punya casio yang colorful banget ini, saya punya kalkulator jenis flipflop alias buka tutup yang bentuknya kaya ponsel mini. Kemana pun saya pergi, baik traveling ke dalam dan luar negeri, saya selalu bawa. Ke pasar atau ke suparmarket pun saya selalu bawa. Kenapa? Karena itu kalkulator selalu saya simpan di anak tas. hahaha. Jadi kemana-mana saya bawa toh?

Misalkan neh, jalan ke mall. Lihat brand kesukaan lagi diskon. Daripada ribet cari stafnya untuk bertanya "Mas, harga ini sudah harga diskon belum? klo belum berapa jadinya setelah diskon? disini diskonnya 50 plus 20, dapet lagi tambahan diskon 5 persen apabila menggunakan kartu kredit bank anu". Kan kasihan si stafnya, apalagi yang belanja jenis saya yang cerewet. Daripada merepotkan si stafnya, ya sudah deh, mending hitung langsung pakai kalkulator. Nggap cape mikir, nggak perlu kertas buram untuk ngitung, tinggal tap tap tap ke tuts kalkulatornya, sudah deh dapat hasilnya. Cocok harga, angkut, kemahalan ya nanti saja. Perempuan buuuu, mata selalu merah kalau ada diskon.

Tapi ya, fungsi kalkulator ini banyak banget. Khususnya kalkulator Casio. Untuk merek ini, saya sudah sangat akrab sejak masa SMP. Why? Untuk menghitung rumusan Matematika dan statistika, seperti Sinus, Cosinus, Tangen, Cotangen, saya menggunakan jenis kalkulator ilmiah dari casio ini.  Tak hanya untuk Matematika, barang ini juga saya gunakan untuk menghitung proses balancing Akuntansi kala saya SMA. Jadi sejak zaman sekolah saya sudah sangat terbantu dengan kalkulator yang berkantor utama pertama sekali di kawasan sibuk, Kota Shibuya,Jepang ini.
Tahukah kamu? Casio menjadi merek sekaligus pencipta kalkulator pertama di dunia. Kisah suksesnya datang dari seorang insinyur Jepang, Tadao Kashio. Ia merupakan pria kelahiran 1917 di Prefektur Kochi dari pasangan petani dan buruh bangunan bernama Shigeru Kashio dan Kiyono Kashio. Tadao merupakan anak kedua dari empat bersaudara.

Dari kecil, Tadao sudah memperlihatkan bakat dan kepintarannya. Di tengah kesusahan kedua orangtuanya di masa perang, ia juga nyambi kerja sambil bersekolah di sekolah buruh Waseda, yang kini dikenal dengan Universitas Waseda.

Awal penemuannya dengan kalkulator elektrik pertama  ini diawali dengan proses jangka panjang berbagai jenis usaha, serta jatuh bangun dan saat mengikuti pameran bisnis di kawasan Ginza, Tokyo. Kala itu, sedang berlangsung kompetisi menghitung cepat antara tentara Amerika dan Akuntan Jepang.

Menyaksikannya, Tadao pun terinspirasi membuat kalkulator elektrik menggunakan kumparan induktansi solenoid. Penemuannya pada 1949 itu telah membuat namanya dikenal di dunia sebagai pelopor kalkulator elektrik pertama di dunia dengan merek Casio.

Seiring perkembangan zaman, Casio calculator pun turut menyesuaikan tipenya dengan kekinian. Ada berbagai jenis kategori yang ditawarkan. Nah, khusus punya saya, adalah casio calculator jenis travel yang sangat nyaman dibawa bepergian karena bentuknya yang sangat mini.

Selain itu, kalkulatornya juga sangat fungsional dengan tipe portable 10 digit, yang mampu mengkalkulasi jumlah dan waktu dengan tepat. Jadi, menghitung dimana saja, dan kapan saja, sangat memungkinkan sekali tanpa malu. Mengapa? Karena selain warnanya yang kece, juga kalkulatorku ini, saat pembeliannya sudah dilengkapi dengan cover stylish yang elegan. Jadi sangat fashionable untuk dibawa bepergian.

Beberapa kelebihan dari Kalkulator Casio SL-310UC-LB ini:
  • Portable Type
  • 10 digit
  • tax calculation
  • two-way power (solar + battery)
  • Function command signs
  • Key rollover
  • large display
  • plastic keys
  • profit margin percent.
Oh ya, bagi kamu yang tertarik memiliki Casio Colorful Calculator dengan tipe yang sama denganku, bisa menggunakan voucer dengan kode CASIOBLOGGH25Y52 saja. Gunakan saja kode ini kala membelinya dengan menggunakan website dan aplikasi MatahariMall.com ya. Menggunakan kode itu, kalian bisa bebas memilih warna kesukaan kalian, dan juga bebas mendapatkan diskon 20 persen. Untuk aturan penggunaan voucer, bisa cek ke Tautan Ini  ya. ***

PS: Tulisan ini diikutkan dalam Casio Blog Competition dengan thema : Little Things I Do To Boost Mood and Productivity 2018. (*)
Samgyeopsal dimakan dengan slada, kimchi, dan boltegisal, rebusan bayam wijen, dan sambal.
F.Chaycya Simanjuntak/CatatanTraveler (taken by iphone 5)
MENGAWALI kerja di 2018, oleh kantor tempat saya bekerja di Batam, saya mendapat kesempatan pelatihan sekaligus dibantu tugaskan di kantor grup Cabang Jakarta. Jadi, sepulang mudik dari Balige di Toba, saya langsung berangkat ke Jakarta dan akan menetap di sini selama beberapa bulan ke depan.

Di kantor tempat pelatihan di kawasan Kebayoran Lama, saya langsung diperkenalkan dengan editor bernama ci Sicillia Brigita. Saya panggil dia mba Sisil. Dia menjadi tim editorku yang pertama di pelatihan jurnalistik ini.

Berkenalan dengan mba Sisil di dapur redaksi di lantai tiga di kantor. Ia memberikanku gambaran seputar desk yang akan saya kerjakan. Ya, saya menangani dua penugasan liputan, yakni Kampus Kreatif setiap hari Senin-Jumat dan juga Kolom Inspirasi yang ditulis secara feature setiap minggunya.

Berat di medan baru? hmmm sometimes, awalnya ada rasa khawatir. Bagaimana ya, ini Jakarta kan saya belum hafal berbagai sudut ruang dan aneka medannya. Kira-kira saya bisa nggak ya?  Beruntunglah ada transportasi online masa kini. Hari-hari saya penugasan liputan dibantu oleh mereka, om gojek, bapak gocar kalau lagi hujan dan liputan mendadak, hingga abang grab. Rasa khawatir pun menurun dua tingkat. _Terimakasih yang tulus buat mereka. Tanpa mereka dan bantuan google map, saya tidak akan tahu Jakarta. Boro-boro naik angkot, sekalinya naik angkot, saya malah diketawai adik ipar dan malah disuruh hati-hati ama adik sendiri. Ya sudah deh, transportasi online jadi andalan_.

Kembali ke laptop. Jadi ternyata guys, mba Sisil ini sama kaya saya juga. SUKA DRAMA KOREA. hahaha. Di samping mejanya, ada backdrop salah satu drama Korea populer, yang ianya turut diundang ke sana kala peluncuran episode perdananya.

Me: Mba Sisil demen film Korea?

Mba Sisil: Eh iya. Karena liat ini ya? (Sambil nunjuk backdrop)

Me: Enggak, dibilangin mas siapa itu yang kepala HRD. haha. Paslah, saya juga demen film Korea sedari SD.
Maka jadilah kami nyambung akan segala hal. Semua pembicaraan berujung kepada pembahasan aneka judul Drama Korea. Sampai di kantor itu, yang tadinya saya masih canggung, menjadi malah makin akrab dan hangat, karena mereka lihat kita berdua langsung cepat akrab hanya karena Korea tersebut. haha

Liputan pun berjalan dengan (puji Tuhan) sukses dan lancar. Laporan ke mba Sisil selalu aman. Dia jarang sekali komplain. "Cha, gua suka tulisanmu," ujarnya.

Hingga suatu kali, kala pembicaraan Drama Korea berlanjut ke kuliner dan pengalaman minum soju. Maka jadilah dia mengajak, "Yuk Jumat depan makan siang bareng yuk. Kan itu Sabtu nggak ada kolom Kampus Kreatif, jadi bisalah kita santai lunch ala Korean sambil belanja-belanja kosmetik Korean gitu deh," pinta mba Sisil.

Emang dasarnya saya doyan makan alias pemakan segala, langsung mengiyakan. "Yuk deh mba," balasku.

Jumat yang ditunggu pun tiba. Tetiba, grup redaksi langsung mendapat pengumuman dari mba Nia, sekretaris redaksi yang memberitahukan "Nanti Jam 2, seluruh redaksi rapat umum. Diwajibkan hadir," Jleb!!! maka batallah aksi makan Boltegisal ala Korea.

Penuh drama. Minggu pertama, batal karena rapat. Minggu kedua, setelah rencana fix dimana gitu, dengan penelusuran online, daftar  restoran Korea dengan menu recommended di Jakarta. Hampir fix menuju salah satu restoran di Pantai Indah Kapuk (PIK) tapi ternyata, saya mendapat tugas liputan jam 1 di Jumat selanjutnya.

What a dayyyyy!!! Minggu depannya? Jadi begini, di hari Kamis minggu depannya, saya memilih begadang untuk mengerjakan bahan Inspirasi. Tetiba ada undangan dari Humas UI mengenai Dies Natalis ke 68. Itu tuch yang si ketua BEM-nya mendadak semprit Presiden Joko Widodo dan mengangkat buku bersampul kuning. Kejadiannya disitu tuch. Batallah lagi acara makan siang. Hufftt. Ya sudahlah, akhirnya saya meet up dengan bang Budi, senior kantor dulu di Batam yang kini berdomisili di Jakarta. Kami makan di restoran dekat kantor.

Kembali ke kantor, ketemu mba Sisil. "Chya maaf, tadi saya juga ketiduran. Kakak aku kan mau balik ke Papua, jadi saya dari pagi temani belanja dulu. Kecapean eh bablas. Jumat depan harus jadi ya?. Kita makan di Chung Gi Wa saja di Gancit, biar dekat kantor. Pun klo ada rapat-rapat mendadak, bisa langsung kabur balik kantor," ujarnya.

Oke deh mba Sil, Padahal saya merasa kecantikan sudah meningkat mirip Song Ji Hyo kala membayangkan daging boltegisal berpadu daging panggang Samgyeopsal dicampur slada masuk ke mulut, lalu minum soju.. hiks.. (bersambung)